Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PKS Tak Gentar dengan Partai Gerakan Rakyat Meski Pernah Usung Anies Jadi Capres 2024

Umar Wirahadi • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:00 WIB
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS NTB Yek Agil.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS NTB Yek Agil.

LombokPost – Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS NTB Yek Agil menanggapi tentang keberadaan Partai Gerakan Rakyat di NTB.

Disampaikan, PKS sama sekali tidak khawatir dengan keberadaan parpol yang sangat identik dengan Anies Baswedan itu. 

"PKS tidak khawatir. Prinsipnya semakin banyak pilihan parpol maka makin banyak sarana untuk melakukan edukasi politik," kata Yek Agil, Senin (26/1). 

Kekhawatiran itu muncul karena PKS dinilai punya irisan dukungan dengan partai yang dideklarasikan pada Minggu lalu (18/1).

Apalagi PKS juga mengusung Anies Baswedan sebagai capres dalam Pemilu 2024. Ditambah lagi bahwa sosok Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat NTB adalah mantan kader PKS sendiri.

Ia adalah Lalu Mustakim Patawari. Yang bersangkutan pernah dua periode menjabat anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dari fraksi PKS. Selain di PKS dia juga menjadi anggota DPRD KSB dari fraksi Demokrat.

"Memang beliau ini pernah jadi kader. Bahkan pernah jadi caleg juga di DPRD KSB pada Pileg 2024 lalu," tutur Agil. 

Meski demikian, PKS sama sekali tidak gentar dengan keberadaan Partai Gerakan Rakyat.

"Prinsipnya negara kita negara demokrasi. Setiap warga negara berhak berserikat dan berkumpul. Ini harus kita hargai," sambungnya.  

Menurutnya, semakin banyak parpol dan organisasi non partai yang berdiri, maka akan semakin banyak pilihan masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya.

Oleh karena itu, PKS semakin termotivasi untuk berkhidmat untuk masyarakat. "Karena ini jadi tolok ukur bagi masyarakat mana yang diharapkan ke depan," tegas Wakil Ketua DPRD NTB itu.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Dr Ihsan Hamid menilai sangat sulit bagi Partai Gerakan Rakyat untuk menggerus suara PKS. 

Ilustrasi bendera PKS
Ilustrasi bendera PKS

"Alasan saya sederhana, karena PKS ini akar kaderisasinya sangat kuat dan solid," jelas Hamid.

Disampaikan, Partai Gerakan Rakyat memang memiliki irisan pendukung di sejumlah parpol. Salah satunya Partai Ummat.

Nah, kehadiran parpol yang identik dengan Anies Baswedan ini justru dinilai bisa mengancam eksistensi Partai Ummat.

"Kalau dilihat konfigurasinya, ini potensial menggerus suara Partai Ummat. Karena Partai Gerakan Rakyat punya sosok Anies yang lebih menjual secara elektoral ketimbang tokoh lain di Partai Ummat" paparnya Hamid. 

Tapi sisi lain pemilih Anies di Pilpres 2024 belum tentu secara otomatis menjadi anggota Partai Gerakan Rakyat.

Apalagi Partai Gerakan Rakyat belum teruji dalam momen perhelatan pemilu.

"Pendukung Anies memang tidak otomatis menjadi anggota partai ini. Sebab sejak awal banyak pemilih yang sudah memiliki partai politik," pungkasnya. 

Editor : Kimda Farida
#PKS #Anies Baswedan #Pilpres 2024 #Partai Gerakan Rakyat #DPW PKS NTB