LombokPost – DPD I Golkar NTB sedang menuntaskan penerbitan SK kepengurusan DPD II Golkar kabupaten/kota.
Ini sebagai dasar agar partai bisa segera menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) yang akan digelar dalam waktu dekat.
"Karena Rakerda ini dihadiri oleh DPD II sebagai peserta rakerda. Jadi harus ada SK kepengurusan," kata Sekretaris DPD I Golkar NTB Firadz Pariska, Kamis (29/1).
Disampaikan, dari seluruh DPD II yang telah menggelar musyawarah daerah (Musda), beberapa sudah menerima SK kepengurusan.
Seperti DPD II Golkar Kota Mataram, DPD II Lombok Timur, Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa, Kota Bima, dan Kabupaten Sumbawa.
Beberapa lagi masih diproses. Seperti DPRD II Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Adapun Kabupaten Dompu belum menggelar Musda sampai sekarang.
"Yang belum ini bukan berarti apa-apa. Jadi perlu ada telaah bahkan ada revisi-revisi agar sesuai dengan aturan dan AD/ART partai," jelas Firadz.
Disampaikan, ada beberapa alur pengajuan SK. Pertama, bidang organisasi DPD I akan mengecek usulan dari DPD II.
Berikutnya, bidang pemenangan pemilu (Bapilu) juga akan melakukan pengecekkan. Setelah final barulah ditandatangani oleh sekretaris dan ketua DPD I Golkar NTB.
Ada beberapa poin yang dikroscek. Mulai dari jumlah komposisi personil pengurus harian. Penempatan personil pengurus serta memeriksa unsur keterwakilan perempuan 30 persen.
Jika belum sesuai DPD II harus melakukan revisi agar sesuai dengan ketentuan di Partai Beringin. "Semua kita cek agar disesuaikan dengan aturan AD/ART partai," ujar Firadz.
Nah, Rakerda DPD tingkat I baru bisa digelar setelah menunggu kepengurusan di tingkat kabupaten/kota se-NTB tuntas. Nah, saat ini tersisa tinggal DPD II Golkar Dompu yang belum menggelar musda.
Firadz berharap musda bisa digelar dalam waktu dekat. Tim musda Golkar NTB pun terus melakukan koordinasi dengan pengurus DPD II Dompu untuk persiapan musda.
"Rasanya tidak akan lama lagi. Tinggal menunggu momen yang pas saja," papar Firadz.
Terkait figur ketua, Firadz belum bisa memastikan. Sosok yang muncul baru bisa diketahui saat pendaftaran dibuka. Disinggung terkait Anggota DPRD NTB Efan Limantika yang digadang-gadang memimpin Golkar Dompu, Firadz belum bisa memastikan.
"Sekarang pendaftaran belum buka. Jadi kita tunggu saja nanti siapa yang maju," pungkas Ketua KONI Kota Mataram itu.
Wakil Sekretaris Bidang Kepartaian dan Organisasi DPD I Golkar NTB Bahtiar Thamrin mengatakan dari 9 musda DPD II Golkar semua dipilih secara aklamasi.
Dia bilang hal itu menunjukkan kematangan Partai Golkar. Dengan aklamasi tidak ada gesekan yang memicu konflik apalagi perpecahan di tubuh Partai Golkar.
"Aklamasi kan juga bagian dari demokrasi. Artinya, seluruh kader memiliki tujuan yang sama. Yaitu bagimana agar ketua terpilih adalah tokoh yang bisa menyatukan dan memajukan Partai Golkar di daerah masing-masing," jelas Bahtiar.
Editor : Kimda Farida