LombokPost – Kabar bergabungnya Lalu Imam Haromaen, adik kandung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, menjadi kader Partai Demokrat mendapat reaksi dari fungsionaris partai berlambang Bintang Mercy itu.
Apalagi setelah Imam Haromaen belakangan tiba-tiba mengaku tidak pernah mendaftar dan tidak tahu-menahu soal Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB Letkol Inf (Purn) Si Made Rai Edi Astawa mengatakan partainya tidak pernah mengklaim nama seseorang sebagai anggota.
"Kami pantang membajak nama seseorang sebagai anggota partai kami. Demokrat tidak pernah punya reputasi seperti itu," tegas Made Rai, Jumat (6/2).
Disampaikan, Demokrat adalah partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada siapa pun warga negara Indonesia untuk mendaftar sebagai anggota.
Begitu pula sebaliknya. Jika tidak merasa cocok partai langsung membebaskan siapa saja yang sudah memiliki KTA untuk mengundurkan diri kapan saja.
"Jadi, walaupun usia keanggotaannya hanya hitungan jam atau hitungan hari, silakan mengajukan pengunduran diri secara resmi," cetusnya.
Terpisah, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Demokrat NTB Surya Dinata Umar mempertanyakan sikap Lalu Imam Haromaen.
"Apa untungnya bagi kami membegal keanggotaan seseorang? Kami tidak pernah melakukan cara-cara yang tidak elegan seperti itu," ujarnya.
Surya mengungkapkan proses pendaftaran anggota di Partai Demokrat harus menyertakan data pribadi dan persyaratan administratif termasuk KTP.
Nah, tidak mungkin seseorang bisa mendaftar jika tidak memenuhi persyaratan administratif termasuk KTP.
Untuk itu, Surya Dinata meminta Lalu Imam Haromaen membuat surat pernyataan pengunduran diri dari Partai Demokrat secara resmi jika memang benar ingin keluar dari keanggotaan.
"Karena kami juga tidak pernah memaksa yang bersangkutan untuk mendaftar," paparnya.
Seperti diketahui, DPP Demokrat mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama Lalu Imam Haromaen yang diterbitkan pada 18 Januari 2026.
Lombok Post pernah mengonfirmasi Haromaen bahwa yang bersangkutan membenarkan informasi itu. "Benar memang. Itu dikeluarkan oleh DPP Demokrat," kata Haromaen kepada Lombok Post, Kamis (29/1).
Tapi belakangan, muncul lagi pemberitaan bahwa Lalu Imam Haromaen mengaku tidak pernah melakukan pendaftaran hingga KTA Partai Demokrat atas nama dirinya terbit.
Kesimpangsiuran informasi itu membuat internal Demokrat bersikap.
Apalagi pernyataan adik kandung Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal tersebut muncul di tengah persiapan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat NTB.
Editor : Kimda Farida