Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Firadz Pariska Sudah 12 Tahun Konsisten Gowes Sepeda Gunung

Umar Wirahadi • Selasa, 10 Februari 2026 | 08:05 WIB
Potret keseruan Sekretaris DPD I Golkar NTB Golkar Firadz Pariska saat melibas medan menanjak dengan sepeda MTB andalannya.
Potret keseruan Sekretaris DPD I Golkar NTB Golkar Firadz Pariska saat melibas medan menanjak dengan sepeda MTB andalannya.

LombokPost – Politisi Partai Golkar Firadz Pariska merasa sudah sangat "ketergantungan" dengan sepeda gunung.

Berbagai medan tanjakan di seantero Pulau Lombok sudah dilahapnya dengan mountain bike (MTB). Gowes ke alam terbuka selalu dilakukan hampir setiap akhir pekan.

"Suka sekali dengan MTB. Bahkan mungkin saya ini sudah masuk fase addict (pecandu, Red)," kata Firadz kepada Lombok Post. 

Bagaimana tidak. Olahraga gowes ke gunung dan daerah perbukitan sudah dilakoni Firadz selama 12 tahun.

Setiap akhir pekan atau waktu kosong, ia selalu menyempatkan diri memacu adrenalin. Melibas medan menanjak dan berbukit.

"Ini sudah menjadi seperti rutinitas. Sehingga kalau ada rute baru saya merasa antusias untuk melintasinya," papar Sekretaris DPD I Golkar NTB itu. 

Berbagai medan menantang sudah pernah dilintasi. Seperti melalui rute MTB di kaki Gunung Rinjani.

Ia harus menanjak melalui Medan terjal menuju pos 2 Gunung Rinjani. Lalu menurun tajam hingga sampai ke daerah Sajang, Sembalun. 

Firadz juga pernah melibas rute dari Rempek menuju Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Termasuk juga melintasi Gunung Sasak di Lombok Barat. Dan masih banyak lagi.

"Alhamdulillah kita tidak pernah kekurangan rute MTB di Lombok. Karena kontur daerah ini memang banyak daerah berbukit dan gunung-gunung. Itu adalah surga bagi saya," ucapnya lalu tertawa.  

Bukan hanya di NTB. Firadz juga pernah menjajal trek-trek mentang di luar daerah. Seperti di kawasan Bedugul dan Kintamani, Bali.

Juga pernah gowes ke dataran tinggi Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). Bahkan ia juga pernah gowes hingga ke Chiang Mai, Tailan.

"Di sana memang terkenal dengan trek MTB. Makanya saya coba. Ternyata menang benar-benar menantang," imbuhnya. 

Bagi Firadz, olahraga gowes memiliki filosofi tersendiri. Bahkan sangat relevan dengan dunia politik yang ia geluti saat ini.

Sebagai penggila gowes, seseorang harus tahan banting dan pantang mundur. Karena melintasi tanjakan ada turunan yang terjal. 

"Begitu juga di dunia politik. Ada masalah yang kita ibaratkan sebagai tanjakan. Dan ini tergantung kita harus melaluinya dengan penuh perhitungan," pungkas Ketua KONI Kota Mataram itu. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#Gunung Rinjani #Gunung Sasak #mountain bike MTB #Firadz Pariska #gowes