Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Konsolidasi Organisasi: PKB Jadwalkan Muscab Serentak se-NTB pada 16 April

Umar Wirahadi • Senin, 13 April 2026 | 12:35 WIB
KONSOLIDASI: Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani (kiri) bersama jajaran pengurus DPW saat mengikuti pengukuhan dan orientasi politik beberapa waktu lalu. DPW PKB akan segera menggelar Muscab di 10 DPC PKB se-NTB pada 16 April nanti. (UMAR/LOMBOK POST)
KONSOLIDASI: Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani (kiri) bersama jajaran pengurus DPW saat mengikuti pengukuhan dan orientasi politik beberapa waktu lalu. DPW PKB akan segera menggelar Muscab di 10 DPC PKB se-NTB pada 16 April nanti. (UMAR/LOMBOK POST)

LombokPost — DPW PKB NTB terus melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah. Partai berlogo

bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang itu telah menjadwalkan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-NTB. Momen itu akan digelar Kamis pekan depan (16/4).

"Ini akan digelar serentak di 10 DPC PKB se-NTB," kata Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani.

Baca Juga: Konsolidasi Organisasi, PPP dan PKB Tuntaskan Muscab April Nanti

Disampaikan, Muscab DPC PKB memiliki makna sangat strategis. Momen muscab bukan hanya mengganti kepengurusan, tapi juga menguatkan konsolidasi partai untuk menyambut Pemilu 2029.

"Ini konteksnya penguatan organisasi. Sehingga potensi konflik sekecil apapun harus dihindari. Struktur harus solid," tegas Hadrian.

Adapun tatacara pelaksanaan pemilihan ketua DPC sama dengan pemilihan ketua DPW saat Musyawarah Wilayah (Muswil).

Baca Juga: PKB Kukuhkan Jajaran DPRT seluruh Desa di Lombok Utara

Partai telah membentuk tim 9 yang terdiri dari unsur DPP dan DPW. Tim ini telah memetakan lima nama potensial yang menjadi calon ketua DPC untuk diusulkan ke DPP PKB. "Tentu mereka ini harus memiliki kriteria seperti kapasitas kepemimpinan dan loyalitas ke partai," ujar Hadrian.

Nah, lima nama di setiap DPC tersebut akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di DPP PKB. Mereka akan dites mulai psikotes, integritas hingga kemampuan dalam manajerial kepemimpinan. "Hasilnya nanti semua ditentukan oleh DPP. Yang mendapat amanah harus merangkul yang lain. Ini untuk memastikan organisasi tetap kompak dan utuh," ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.

Menurutnya, kesiapan struktur partai sangat diperlukan untuk menghadapi momentum politik penting ke depan. Yaitu Pemilu 2029 dan Pilkada di seluruh daerah. Mulai dari pemilihan Bupati, Wali Kota, dan Gubernur.

Baca Juga: PKB, PAN, NasDem Buka Pencalegan Dini, Ukur Potensi Bacaleg Jelang Pemilu 2029

Oleh karena itu ia mendorong kader terbaik PKB untuk ikut terlibat dalam perebutan kursi kepala daerah. Salah satu yang dibidik adalah perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah. Hadrian menegaskan bahwa kader PKB harus membidik kursi bupati bukan wakil bupati. "Ini kesemapatan bagi kader terbaik PKB untuk maju sebagai bupati. Saya tegaskan bukan sebagai wakil bupati, tapi sebagai bupati. Kalau ada yang menggadang-gadang kader PKB sebagai wakil bupati saya sampaikan bahwa kader PKB harus menjadi bupati," tegasnya Hadrian.

Nah, mulai April nanti pihaknya akan mulai membuka pencalegan dini. Sekaligus nanti akan dibuka dengan penjaringan calon kepala daerah dari PKB. Kader-kader potensial akan disiapkan mengisi kursi pencalonan kepala daerah. "Oleh karena itu saya berharap kepada seluruh kader mesin kita harus panas terus. Langkah politik kita tidak boleh padam. Harus terus digerakkan. Sehingga kapan pun pemilu dan pilkada, kita sudah siap," tandasnya.

Sementara itu, sejumlah kader mulai menguat untuk menjadi ketua DPC. DPC PKB Lombok Tengah, contohnya. Nama Lalu Pelita Putra kembali mencuat menjadi kandidat kuat sebagai ketua DPC PKB Loteng. Yang bersangkutan adalah ketua DPC periode sebelumnya. "Saya sami'na wa atho'na. Apapun keputusan partai saya ikut. Termasuk jika diamanahi kembali sebagai ketua DPC," kata Lalu Pelita. (mar/r2)

Editor : Redaksi
#Muscab Serentak #Organisasi Politik #Politik NTB #PKB NTB #konsolidasi partai