LombokPost-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nusa Tenggara Barat (NTB) membantah isu eksodus kader dari Kota Bima ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan menegaskan, Mohammad Casman bukan lagi kader Hanura, sehingga pernyataannya tidak mewakili partai.
“Pak Casman bukan lagi kader Partai Hanura. Posisi Ketua DPC Hanura Kota Bima saat ini dijabat Amiruddin Haji Muchtar sejak Muscab Oktober 2025,” ujar Dae Leo sapaan akrab Ahmad Dahlan di kantor DPRD Hanura NTB, Senin (20/4).
Baca Juga: Gelar Muscab, Hanura NTB Optimistis Dongkrak Perolehan Kursi Legislatif
Leo menjelaskan, Casman sudah tidak aktif sebagai pengurus sejak Juli 2025. Saat itu, Casman diminta mempersiapkan musyawarah cabang (Muscab), namun tidak merespons.
Karena tidak ada tindak lanjut, DPD Hanura NTB kemudian mengambil alih pelaksanaan Muscab yang akhirnya menetapkan Amiruddin sebagai Ketua DPC Hanura Kota Bima periode 2025–2030.
“Pernyataan yang bersangkutan yang masih mengatasnamakan Ketua DPC itu adalah hak pribadi dan tidak mewakili Partai Hanura,” tegasnya.
Baca Juga: Terpilih Aklamasi Pimpin Hanura, Ahmad Dahlan Incar 5 Kursi DPRD NTB
Dae Leo juga mengkritik kepemimpinan Casman sebelumnya yang dinilai tidak aktif. Dia menyebut kondisi partai di Kota Bima sempat “mati suri” karena tidak adanya pengelolaan organisasi yang baik.
Selain itu, Hanura NTB juga membantah klaim adanya 2.500 kader yang akan pindah ke PSI. Dia menyebut pernyataan tersebut hanya penggiringan isu.
“Ketua yang baru justru sedang melakukan penguatan struktur partai. Itu hanya klaim pribadi,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini struktur kepengurusan Hanura di Kota Bima terus diperkuat hingga tingkat ranting, termasuk penyiapan kantor sekretariat.
Hanura NTB pun menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029, setelah pada Pemilu 2024 hanya meraih satu kursi di DPRD Kota Bima.
Sebelumnya, Mohammad Casman menyatakan dirinya bersama sejumlah kader Hanura Kota Bima telah bergabung ke PSI. Dia mengklaim telah mengantongi surat keputusan dari DPP PSI untuk membentuk kepengurusan di daerah.
Casman juga menyebut sekitar 2.500 simpatisan dan loyalis Hanura diarahkan untuk memperkuat PSI di Kota Bima.
Editor : Jelo Sangaji