Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerindra Tes Ombak Pilwali Mataram, Jajaki Pasangan Muzihir-Rachman 

Umar • Jumat, 1 Mei 2026 | 07:26 WIB
Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Abdul Rachman (kiri) dan Ketua DPW PPP NTB H Muzihir (kanan) bertemu dalam momentum Halalbihalal 1447 Hijriah tanggal 24 Maret lalu.
Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Abdul Rachman (kiri) dan Ketua DPW PPP NTB H Muzihir (kanan) bertemu dalam momentum Halalbihalal 1447 Hijriah tanggal 24 Maret lalu.

LombokPost – Pemilihan kepala daerah (pilkada) masih akan berlangsung 3-4 tahun lagi. Tapi ingar bingar menuju kontestasi politik mulai terasa. Khususnya di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Mataram periode mendatang. 

Partai Gerindra, misalnya, mulai menjajaki kemungkinan untuk memajukan kadernya dalam kontestasi di ibu kota provinsi. "Memang pilkada masih jauh. Tapi sekedar penjajakan dan wacana tidak masalah," kata Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Gerindra NTB Sudirsah Sujanto, Rabu (29/4). 

Salah satu kader potensial yang digadang-gadang maju adalah Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Abdul Rachman. Gerindra pun mulai melirik Ketua DPW PPP NTB H Muzihir sebagai kemungkinan pasangan duet di Pilwali Kota Mataram. Bahkan di internal Gerindra mulai muncul tagline pasangan "MURAH" alias Muzihir-Rachman. 

Baca Juga: Gerindra Siapkan Kader di Pilwali Mataram, Golkar Pilih Fokus Sukseskan Kepemimpinan Mohan Roliskana

Kemunculan pasangan ini dinilai sebagai taktik Gerindra untuk mulai melakukan tes ombak menuju Pilwali Mataram. "Ini masih sebatas rumor. Dalam politik saling menjajaki kan tidak masalah," ujar Sudirsah lalu tertawa.  

Apakah ini artinya Gerindra dan PPP akan berkoalisi menuju Pilwali Mataram? Menurut Sudirsah, spekulasi itu masih terlalu dini. Dalam politik semua kemungkinan masih bisa terjadi.

Selama belum ada kesepakatan tertulis untuk menjalin koalisi, setiap partai bebas melakukan komunikasi dan penjajakan. "Semua masih cair. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin," ucapnya. 

Baca Juga: Manuver Politik Muzihir: Jajaki Komunikasi Lintas Partai Demi Pilwali Mataram

Terkait prospek politik pasangan MURAH (Muzihir-Rachman) di pilwali, Sudirsah menilai sangat tergantung hasil survei. Apakah memiliki elektabilitas tinggi atau sebaliknya. Selain itu juga sangat tergantung restu dari DPP Gerindra.

Apalagi, sambung dia, banyak figur potensial kader yang bisa ikut dalam kontestasi. Selain Abdul Rachman, juga ada sosok Wakil Ketua DPRD Kota Mataram Baiq Mirdiati serta Anggota DPRD NTB Rangga Danu Meinaga Adhitama. Ketiganya punya peluang besar untuk ikut bertarung di Pilwakot Mataram. "Saya kira mereka ini bisa disiapkan. Tapi sejauh ini kami masih wait and see. Karena pilkada juga masih lama," papar Anggota DPRD NTB itu. 

Saat ini, jelas dia, fokus Gerindra adalah memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Setiap kader diminta bekerja keras dengan cara turun langsung ke tengah-tengah publik. "Kami minta kader bekerja dulu dengan memberikan kontribusi yang baik ke masyarakat. Dari proses itulah nanti akan tergambar siapa figur terbaik yang akan maju," ujarnya. 

Baca Juga: Gerindra Siapkan Kader di Pilwali Mataram, Golkar Pilih Fokus Sukseskan Kepemimpinan Mohan Roliskana

Ditegaskan, setiap kader Gerindra harus siap jika diberikan mandat untuk ikut pilkada. Pihaknya pun siap bekerja sama dengan menjalin koalisi partai yang lain. Termasuk dengan Golkar, PPP, atau partai-partai besar lainnya. "Bisa saja kita berpasangan atau kolaborasi (dengan PPP, Red). Atau dengan partai yang lain," pungkas politisi asal KLU itu. 

Respons PPP 

Sementara itu, Ketua DPW PPP NTB H Muzihir terus memantapkan diri untuk maju dalam kontestasi Pilwali Mataram. Saat ini Wakil Ketua DPRD NTB itu mulai mengincar kawan koalisi. Termasuk mencari kemungkinan sosok figur yang bakal mendampingi dirinya dalam pilwali. "Masih sebatas silaturahmi untuk penjajakan lah. Semua masih sangat cair," kata Muzihir. 

Terkait namanya yang disandingkan dengan kader Gerindra Abdul Rachman, Muzihir tidak menampik kemungkinan itu. Ia mengaku sudah intens berkomunikasi dengan anggota DPRD Kota Mataram itu. Keduanya beberapa kali menggelar pertemuan. Terakhir saat momentum Halalbihalal Maret lalu. Meski dalam suasana Lebaran 1447 Hijriah, namun pertemuan itu sulit dilepaskan dari konteks politik. "Silaturahmi dalam rangka Syawalan dan tentu berdiskusi banyak hal," ujar Muzihir. 

Baca Juga: Muzihir Siap Rebut Kursi Wali Kota Mataram, Muscab DPC PPP Kota Mataram Jadi Ajang Deklarasi

Selain dengan kader Gerindra, ia juga berkomunikasi dengan kader Golkar, PKS, hingga NasDem. Komunikasi itu, ungkap dia, sudah dilakukan sejak sebelum puasa Ramadan Maret lalu. 

"Ya ini tujuannya silaturahmi. Dalam kegiatan itu banyak juga mencocokkan.

Bahwa saya sebaiknya dipasangkan dengan si A atau si B. Tapi ini masih sebatas pembicaraan biasa," ungkap Muzihir. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#Muzihir #DPW PPP NTB #Abdul Rachman #Pilwali Mataram #DPD Gerindra NTB