LombokPost – Bawaslu NTB mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan insan pers untuk bersama-sama memperkuat literasi dan pendidikan politik kepada masyarakat.
Ketua Bawaslu NTB Itratif mengatakan meski saat ini belum ada tahapan pemilu dan pilkada, namun literasi dan pendidikan politik tetap terus dilakukan.
Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran politik kepada masyarakat.
Baca Juga: Gandeng Perguruan Tinggi, Bawaslu NTB Aktifkan Pengawasan Partisipatif
"Media massa memiliki peran krusial dalam menentukan arah demokrasi, khususnya dalam memberikan kesadaran dan literasi politik kepada masyarakat," kata Itratip saat diskusi dengan jajaran pengurus PWI di Kantor PWI NTB di Kota Mataram, Selasa (12/5).
Ia menegaskan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan. Tetapi juga membentuk karakter, integritas, serta tanggung jawab sebagai warga negara.
"Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang cerdas, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi," papar Itratip.
Baca Juga: Tahapan Pemilu 2029 Makin Dekat, Bawaslu NTB Tagih Kantor Baru
Ia mengatakan saat ini Bawaslu NTB tengah berupaya meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Yaitu melalui kegiatan edukasi pengawasan partisipatif khususnya di kalangan pelajar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada pelajar sebagai generasi penerus.
"Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa kami ajak memahami pentingnya literasi demokrasi, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Ketua Bawaslu NTB Itratip, Healing Dengan Berkebun
Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan demokrasi bangsa.
Oleh karena itu, peningkatan literasi demokrasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu. Termasuk juga dengan organisasi pers maupun media massa.
"Kami mengapresiasi peran PWI termasuk organisasi pers lainnya dalam membantu kerja-kerja Bawaslu dalam melakukan pengawasan dan memberikan pemahaman politik kepada masyarakat," imbuh pria asal Bayan, KLU itu.
Baca Juga: Miliki Peran Strategis, Wagub NTB Minta PWI NTB Kawal Pemerintahan Iqbal-Dinda
Sementara itu, Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu NTB dalam memperkuat pemahaman dan literasi politik terhadap masyarakat.
PWI siap membantu Bawaslu dalam membentuk masyarakat yang lebih sadar politik dan mampu menyaring informasi di tengah arus deras pemberitaan.
"Ini bertujuan memperkuat pemahaman publik terhadap isu politik, etika pers, serta minimalisasi dampak berita bohong atau hoaks," jelas Ikliluddin.
Editor : Kimda Farida