LombokPost – Di tengah dinamika konflik yang memanas di daerah, DPP PPP menerbitkan surat keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia.
Termasuk 10 DPC PPP kabupaten/kota se-NTB. SK diserahkan oleh Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan A Uskara kepada Sekretaris DPW PPP NTB Sitti Ari di Jakarta, Senin (25/5).
"Alhamdulillah SK seluruh DPC sudah kami terima hari ini (kemarin, Red) di kantor DPP PPP," kata Sitti Ari kepada Lombok Post.
Baca Juga: Rapat Paripurna Memanas, Muzihir dan Akri Saling Pecat dari Jabatan AKD dan Fraksi PPP DPRD NTB
Disampaikan, SK kepengurusan 10 DPC PPP diterbitkan DPP PPP berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang dinyatakan tuntas selama April lalu.
Muscab telah menghasilkan tim formatur di setiap DPC untuk menyusun struktur kepengurusan baru.
SK DPP memuat struktur kepengurusan di setiap DPC. Mulai ketua, sekretaris, bendahara serta bidang-bidang.
"Semua tahapan sudah dilalui. Dan sekarang SK dari DPP sudah turun," jelas Ari.
Dikatakan, penerbitan SK tersebut sama sekali tidak terpengaruh oleh dinamika di daerah. Khususnya di DPW PPP NTB. Ari menilai penerbitan SK sudah sesuai dengan AD/ART partai.
Adapun konflik internal yang terjadi saat ini dianggap sebagai dinamika biasa dalam organisasi partai politik.
Baca Juga: Wacana PT Berjenjang: Golkar Setuju, Gerindra Tunggu DPP, PPP Menolak
"Kami tidak terpengaruh sama sekali karena semua sudah melalui mekanisme dan berdasarkan AD/ART partai," ujarnya.
Selanjutnya, SK tersebut akan diserahkan ke masing-masing DPC secara formal. Momen ini akan segera diagendakan oleh DPW PPP NTB.
Lebih jauh ia meminta kader agar fokus bekerja membesarkan PPP di masing-masing DPC. "Apa yang terjadi hari ini jangan sampai memengaruhi para pengurus di setiap DPC. Kami minta segera lakukan konsolidasi di setiap DPC," tambah anggota DPRD NTB itu.
Baca Juga: Muzihir Dongkel Akri dari Ketua Fraksi dan Banggar, Marga Harun Juga Dapat Surat Peringatan
Sementara itu, Ketua DPW PPP NTB H Muzihir menyampaikan pihaknya akan segera menggelar pelantikan serentak.
Gebyar pelantikan akan dilakukan secara besar-besaran dengan mengundag Ketua Umum PPP Mardiono.
Momen itu rencananya akan digelar usai Hari Raya Idul Adha atau sekitar awal Juni mendatang.
"Jadi yang melantik langsung nanti Pak Ketum (Mardiono, Red)," jelasnya.
Acara pelantikan seluruh DPC, sambung Muzihir, sekaligus menjadi ajang konsolidasi para kader Partai Kakbah di Bumi Gora.
Ini menandai soliditas kader dan kekuatan PPP di NTB.
Baca Juga: SK DPC PPP Segera Turun, Muzihir Siapkan Pelantikan Serentak Besar-besaran
"Kami akan tunjukkan bahwa PPP adalah partai besar yang kokoh dan solid di NTB," ungkap Muzihir.
Editor : Kimda Farida