LombokPost – DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah (Loteng) memperingati Bulan Bung Karno 2026 dengan menggelar aksi sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Bakti sosial yang digelar Sabtu (20/6) dipusatkan di Gumi Tatas Tuhu Trasna.
Bentuk kegiatannya berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis.
"Bung Karno mengajarkan politik kemanusiaan agar selalu hadir dan bermanfaat bagi rakyat," kata Ketua DPC PDIP Loteng Suhaimi, Sabtu (20/6).
Baca Juga: PDIP Bantah Gerakkan Demo Mahasiswa, Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintahan Prabowo
Disampaikan, rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno digelar sejak 1 Juni lalu. Yaitu diawali dengan kemah bakti dan penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Lembah Datu, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Loteng.
"Seluruh rangkaian kegiatan ini adalah wujud nyata pengamalan ajaran Bung Karno yang selalu menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan," jelas Suhaimi.
Menurutnya, kehadiran partai politik harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat. Sehingga kegiatan seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Buka Bulan Bung Karno, DPC PDIP Kota Mataram Sukses Kumpulkan Puluhan Kantong Darah
Kegiatan donor darah, misalnya, panitia menargetkan sedikitnya 150 kantong darah terkumpul. Hingga pelaksanaan berlangsung, Suhaimi optimistis target tersebut bisa tercapai.
Untuk mencapai target itu ia mendorong seluruh pengurus, mulai DPC, PAC hingga desa dan kelurahan untuk menindaklanjuti program tersebut di wilayah masing-masing. "Jangan berhenti hari ini saja. PAC dan ranting harus melanjutkan program ini sampai ke desa-desa," tegasnya.
Lebih jauh, Suhaimi menegaskan bahwa kegiatan sosial itu telah menjadi komitmen DPC PDIP Loteng. Ini sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ia terus mengingatkan seluruh kader agar selalu berada di tengah rakyat dan menghadirkan kerja-kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Soal Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Parpol: PKS Setuju, PDIP Sebut Tergantung AD/ART Partai
Selain memperkuat kepedulian sosial, kader partai juga dituntut memiliki keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
"Kader selalu diingatkan Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri, Red) agar selalu dekat dengan rakyat, peduli sesama, dan menjaga alam," pungkas anggota Komisi I DPRD NTB itu. (*)
Editor : Kimda Farida