Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NasDem Apresiasi Kinerja Pendapatan Pemkot Mataram, PAD Melonjak Hampir 28 Persen

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 29 Juni 2026 | 15:06 WIB
Bendera partai NasDem.
Bendera partai NasDem.

 

LombokPost - Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Mataram mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mataram dalam mengelola pendapatan daerah selama Tahun Anggaran 2025. Realisasi pendapatan dinilai melampaui target, dengan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.

Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Mataram Abdullah mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator membaiknya pengelolaan fiskal daerah. Namun, pemerintah tetap didorong untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada tahun-tahun mendatang.

"Total pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,98 triliun atau 103,65 persen dari target yang ditetapkan. Ini merupakan angka yang cukup memuaskan," ujar Abdullah saat menyampaikan pandangan umum fraksinya dalam rapat paripurna DPRD Kota Mataram, Senin (29/6/2026). 

NasDem mencatat capaian tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Kenaikan pendapatan dinilai menunjukkan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan berbagai sumber penerimaan daerah mulai membuahkan hasil.

Salah satu penyumbang terbesar berasal dari PAD. Sepanjang 2025, realisasi PAD mencapai Rp671,05 miliar atau meningkat Rp146,4 miliar dibandingkan Tahun Anggaran 2024. Kenaikan itu setara dengan pertumbuhan sekitar 27,91 persen.

"Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Mataram yang sudah memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah Kota Mataram naik optimal sebesar Rp146 miliar 407 juta atau 27,91 persen dibandingkan tahun anggaran 2024," katanya.

Selain PAD, Fraksi NasDem juga menyoroti peningkatan pendapatan transfer. Komponen tersebut terealisasi naik sekitar Rp60,96 miliar atau 4,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya sehingga ikut menopang pendapatan daerah secara keseluruhan.

Di sisi lain, NasDem mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sebab, pos tersebut justru mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan Tahun Anggaran 2024.

"Lain-lain pendapatan yang sah berkurang atau turun sebesar Rp48,59 miliar. Semoga menjadi catatan untuk dapat dimaksimalkan kembali pada tahun berikutnya," ujar Abdullah.

Baca Juga: PKS Pertanyakan SiLPA Rp249 Miliar, Minta Pemkot Evaluasi Serapan Anggaran dan Ajukan 24 Pertanyaan

Menurut NasDem, evaluasi terhadap sumber-sumber pendapatan yang mengalami penurunan tetap diperlukan agar struktur pendapatan daerah semakin sehat dan tidak bergantung pada satu atau dua sektor penerimaan saja.

Fraksi NasDem juga menilai keberhasilan meningkatkan pendapatan harus diikuti dengan pengelolaan anggaran yang semakin berkualitas. Dengan demikian, peningkatan penerimaan daerah benar-benar dapat diterjemahkan menjadi pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pandangan umumnya, NasDem menyampaikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kota Mataram menjaga tata kelola keuangan daerah. Hal itu juga tercermin dari keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.

"Kami mengapresiasi kerja keras, komitmen, dan sinergitas Pemerintah Kota Mataram dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Capaian ini diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang," tutupnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#fraksi nasdem dprd mataram #pertumbuhan pad mataram #rapat paripurna dprd mataram #abdullah