Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PBNU Survei Kesiapan NTB, Gubernur Tulis Surat Kesanggupan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU 

Umar • Senin, 6 Juli 2026 | 07:40 WIB
Pimpinan tim survei lokasi Muktamar PBNU Prof KH Asrorun Niam Sholeh (tiga dari kiri) didampingi Ketua PWNU NTB Prof Masnun Tahir (kiri) datang langsung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Minggu (5/7).
Pimpinan tim survei lokasi Muktamar PBNU Prof KH Asrorun Niam Sholeh (tiga dari kiri) didampingi Ketua PWNU NTB Prof Masnun Tahir (kiri) datang langsung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Minggu (5/7).

LombokPost – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai melakukan survei lapangan terhadap kesiapan PWNU NTB sebagai calon tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Pimpinan tim survei lokasi Muktamar PBNU Prof KH Asrorun Niam Sholeh datang langsung ke Lombok. 

Setelah bertandang ke Kantor PWNU NTB, Sabtu malam (4/7), kunjungan lapangan dilanjutkan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Minggu pagi (5/7). Tim survei meninjau langsung kondisi kesiapan ponpes itu sebagai calon lokasi arena muktamar. 

"Kami dari tim survei turun untuk menilai kelayakan daerah berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan dalam Munas (Musyawarah Nasional, Red) NU," kata Prof Niam. 

Baca Juga: NTB Calon Kuat Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU, Begini Persiapan PWNU NTB 

Disampaikan, terdapat empat aspek utama yang menjadi dasar penilaian. Mulai dari kesiapan dan kelayakan lokasi, sarana prasarana, dukungan finansial penyelenggaraan, serta aspek keamanan dan spiritualitas.

"Yang pasti kriterianya sudah ditetapkan oleh Munas, yaitu kesiapan dan kelayakan, sarana prasarana, aspek finansial dan spiritualitas. 

Keempat aspek ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kesuksesan dan kelancaran acara. Apalagi muktamar adalah gawe besar PBNU yang dihadiri tidak kurang dari 10 ribu muktamirin. 

Baca Juga: Dukungan ke PWNU NTB Terus Mengalir sebagai Calon Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU 

Prof Niam menegaskan bahwa survei dilakukan secara objektif dengan melibatkan sejumlah unsur PBNU. Dalam survei ke NTB ini ia didampingi sejumlah tokoh PBNU. Di antaranya KH Imam Buchori Cholil, Aizudin Abdurrahman, M.Syarif Munawi, serta tim sekretariat.

Disampaikan, NTB telah menyampaikan dukungan resmi kepada PBNU sebagai lokasi muktamar. Termasuk surat kesanggupan dari Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal serta para bupati dan wali kota se-NTB. Karena jadwal pelaksanaan Muktamar direncanakan berlangsung pada 1-5 Agustus, kesiapan teknis menjadi faktor yang sangat menentukan. 

"Yang paling dibutuhkan adalah kesiapan teknisnya, tidak sekadar komitmen, tetapi kesiapan infrastruktur yang sudah memadai. Artinya sudah ready to use. Sudah siap dipakai untuk lokasi muktamar," jelas Prof Niam. 

Baca Juga: Tokoh NU Dukung NTB Jadi Tuan Rumah Muktamar

Sementara itu, Pemprov NTB menegaskan komitmennya mendukung pencalonan NTB sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35. Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Abul Chair mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Itu disampaikan Sekda saat menghadiri kegiatan istigosah yang diselenggarakan PWNU NTB, Sabtu malam (4/7).

"Dukungan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Nahdlatul Ulama dalam mendorong NTB menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kebangsaan di tingkat nasional," kata Abul Chair. 

Sekda secara resmi menyampaikan dukungan Pemprov NTB terhadap ikhtiar PWNU agar NTB dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.

Baca Juga: Skema Baru Pemilihan Ketum PBNU, Belum Sepakat soal Rangkap Jabatan yang Dibolehkan

"Kami mendukung dan berharap NTB terpilih menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35. Kami berharap survei bisa dilakukan dengan lancar sehingga NTB dapat menjadi tuan rumah yang membanggakan," paparnya. (mar/r2)

 

Editor : Prihadi Zoldic
#PBNU #PWNU NTB #Muktamar Ke 35 NU #survei