LombokPost — KPU NTB terus menggencarkan pendidikan pemilih ke segemen pemilih pemula. Sasaran utamanya adalah kalangan pelajar SMA/SMK sederajat. Seperti yang digelar di aula Kantor Dinas Kesehatan Lombok Barat, Selasa (28/7).
Puluhan pelajar dari berbagai sekolah mengikuti materi kepemiluan dengan antusias. "Ini benar-benar pengalaman baru bagi saya. Saya jadi tahu apa itu pemilu, pilpres, pileg, dan pilkada," kata Baiq Najwa Nidaun Hayati, siswa kelas XII SMAN 1 Gerung.
Ia mengaku baru pertama kali mengikuti sosialisasi pendidikan pemilih yang digelar KPU. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru tentang kepemiluan. Ini akan menjadi pedomam baginya sebagai pemilih pemula. "Insya Allah saya akan menggunakan hak pilih pertama kalinya pada Pemilu 2029 nanti," ucap Najwa.
Dalam forum tersebut, KPU NTB menggandeng Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTB.
Kolaborasi lintas lembaga ini menyasar segmen pemilih pemula, khususnya dari kalangan pelajar SMA/SMK sederajat.
"Pemilih pemula memiliki peran yang signifikan dalam proses pembangunan demokrasi kita ke depan. Pendidikan politik hari ini (kemarin, Red) dalam rangka menyiapkan pemilih cerdas tanpa terpengaruh oleh money politic," kata Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU NTB Agus Hilman.
Disampaikan, KPU sengaja menggandeng Kemendukbangga/BKKBN karena lembaga ini punya kewenangan langsung dalam pembinaan dan pembangunan keluarga.
BKKBN Provinsi NTB memiliki 13 ribu tim pendamping keluarga dan penyuluh. Tim ini menjangkau sampai ke tingkat kecamatan dan desa se-NTB.
"Instrumen inilah yang kita bangun bersama melalui pendidikan pemilih berbasis keluarga," jelas Hilman.
Baca Juga: Tahapan Pemilu 2029 Makin Dekat, KPU RI Minta Jaga Kepercayaan Publik
Dengan program ini, KPU NTB berharap terus membangun kesadaran politik di kalangan generasi muda. Para komisioner mendatangi SMA/SMK sederajat secara bergantian.
Ini menjadi komitmen KPU dalam memberikan pendidikan politik dan menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada pelajar.
"Karena siswa ini kan calon pemilih pemula di 2029. Sehingga sekarang kita punya kepentingan untuk menyiapkan mereka sebagai pemilih cerdas," pungkas Hilman.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Lalu Makripuddin menyampaikan pihaknya menghubungkan program kependudukan dan pembinaan keluarga dengan pendidikan pemilih bagi para pelajar SMA.
Ini menjadi upaya dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas dalam berdemokrasi.
"Program ini untuk mengedukasi pelajar agar mampu menyaring informasi, menghindari hoaks, serta menolak praktik politik uang dalam setiap momen politik," kata Makripuddin.
Baca Juga: KPU Minta Parpol Perbarui Data Pengurus di Sipol, Jadi Syarat Peserta Pemilu 2029
Apalagi, jelas dia, jumlah pemilih pemula dalam Pemilu 2029 tergolong besar. Angkanya bisa mencapai 30-an persen dari total pemilih di NTB. Sehingga BKKBN sangat berkepentingan dengan pendidikan pemilih ke para siswa SMA/SMK sederajat yang digelar KPU.
"Kami ingin mau memperkuat demokrasi melalui keluarga. Karena demokrasi akan baik kalau pembinaan keluarga juga baik. Di sinilah kepentingan BKKBN sebagai institusi yang mengurus keluarga," jelas Makripuddin.
Menurutnya, pendidikan pemilih ke pelajar menjadi relevan karena pemilih muda mendominasi jumlah pemilih.
KPU NTB juga telah memetakan kondisi pemilih secara demografis. Hingga akhir Juni 2026, total pemilih berkelanjutan di NTB mencapai 4.173.790 orang.
Baca Juga: Pemilih Muda Tembus 61 Persen, Milenial dan Gen Z Pegang Kendali Politik Elektoral di NTB
Nah, pemilih muda dari kalangan milenial dan Gen Z menjadi kekuatan dominan mencapai lebih dari 61 persen dari total pemilih. Ini berdasarkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) semester pertama 2026 yang dihimpun KPU NTB.
"Pemilih muda maupun pemilih pemula ini sama-sama besar. Sehingga kami sangat mendukung pendidikan pemilih sebagai bagian dari pembinaan dalam pendidikan keluarga," pungkas Makripuddin.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan