Gerindra NTB Sesalkan Pernyataan Muazzim Soal LAZ Daftar Gerindra Sebelum OTT KPK

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:09 WIB
Nauvar Furqony Farinduan (Dok Lombok Post)
Nauvar Furqony Farinduan (Dok Lombok Post)

 

LombokPost – DPD Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyayangkan pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar. Kaitannya dengan menyeret nama Partai Gerindra dalam polemik internal Partai Amanat Nasional (PAN).

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqany Farinduan atau yang akrab disapa Farin, menilai pernyataan tersebut tendensius, masih sumir, dan berpotensi menimbulkan tafsir liar di ruang publik.

"Gerindra sangat menyesalkan munculnya pernyataan tersebut. Jangan membawa-bawa nama Partai Gerindra untuk memperkuat narasi yang berkaitan dengan persoalan internal partai lain. Itu tidak mencerminkan etika politik yang baik," tegas Farin, sapaannya Minggu (2/8).

Farin menyoroti pernyataan Muazzim Akbar yang secara terbuka menyebut nama Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dengan narasi bahwa Lalu Ahmad Zaini disebut telah menjalin pertemuan dengan pimpinan DPP Partai Gerindra.

Baca Juga: Diklarifikasi Bawaslu Lobar, Farin Bantah Kampanye Pakai Fasilitas Negara 

Menurut Farin, penyebutan nama pimpinan Partai Gerindra dalam ruang publik merupakan pernyataan yang serius sehingga tidak boleh disampaikan secara serampangan tanpa penjelasan yang utuh.

"Karena itu kami meminta Saudaraku Pak Muazzim Akbar meluruskan pernyataannya kepada publik. Jangan sampai muncul kesan seolah-olah Partai Gerindra menjadi bagian dari polemik yang sedang terjadi di internal PAN. Ini penting agar tidak berkembang opini yang menyesatkan," katanya.

Ia menegaskan, setiap tokoh politik tentu dapat berkomunikasi dengan siapa pun dalam ruang-ruang politik. Namun, komunikasi politik tidak serta-merta dapat ditafsirkan sebagai proses pengambilan keputusan organisasi ataupun dijadikan dasar untuk membangun narasi yang belum memiliki kejelasan. Terlebih, ada konteks kasus hukum yang sedang berjalan.

"Jangan menggiring opini publik dengan narasi yang belum terang. Kalau memang ada fakta yang ingin disampaikan, sampaikan secara utuh dan bertanggung jawab. Jangan melempar pernyataan yang akhirnya memunculkan spekulasi dan menyeret nama pihak lain," ujarnya.

Farin mengatakan, Gerindra menghormati seluruh partai politik sebagai mitra dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, setiap dinamika yang terjadi di internal partai lain seyogianya diselesaikan secara internal tanpa melibatkan atau mengaitkan institusi politik lain.

"Gerindra tidak ingin dijadikan komoditas dalam polemik politik siapa pun. Kami fokus menjalankan konsolidasi partai dan mengawal agenda perjuangan untuk masyarakat. Jangan karena ada persoalan internal, kemudian nama Gerindra dibawa-bawa ke ruang publik tanpa urgensi yang jelas," tegasnya.

Ia berharap polemik tersebut tidak berkembang menjadi narasi yang semakin liar dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Kami meminta semua pihak mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik. Menjaga etika komunikasi politik jauh lebih penting daripada membangun opini yang justru dapat merusak hubungan baik antarpartai," tutup Farin.

Baca Juga: Muazzim Beberkan LAZ Sempat Berniat Daftar Jadi Ketua DPD Gerindra NTB Sebelum Terjerat OTT KPK

Plt Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar sebelumnya secara terbuka membeberkan bahwa LAZ pernah secara diam-diam melamar untuk menjadi Ketua DPD Partai Gerindra NTB. Padahal, saat itu LAZ masih menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPW PAN NTB. 

Menurut Muazzim, manuver tersebut bukan sekadar wacana. LAZ diketahui sudah beberapa kali mendatangi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra di Jakarta untuk memuluskan niatnya menggeser kepemimpinan Gerindra di daerah.

"Jadi dia pernah menawarkan dirinya menjadi Ketua DPD Gerindra NTB di DPP Gerindra. Bahkan sudah bertemu berkali-kali, termasuk bertemu langsung dengan Pak Dasco (Sufmi Dasco Ahmad) untuk meminta menjadi Ketua Gerindra. Padahal dia statusnya Ketua PAN. Ini orang tidak jelas," ungkap Muazzim usai pelantikan relawan di GOR Mini Gerung, Sabtu (1/8).

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Muazzim Akbar Lalu Ahmad Zaini Gerindra PAN Nauvar Furqani Farinduan