Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi pertemuan.
Dalam kunjungannya, Bendahara Umum DPP Partai Golkar itu menegaskan komitmennya untuk terus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil dan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
"Yang pasti saya membantu meringankan untuk menghadapi situasi," ujar Sari kepada wartawan usai kegiatan.
Selain menyalurkan bantuan sembako, Sari juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah diperjuangkannya untuk Pulau Lombok sepanjang tahun ini.
Program tersebut meliputi pembangunan jalan, perbaikan saluran irigasi, penyediaan fasilitas umum hingga penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).
Ia menyebutkan, total sekitar 2.660 unit rumah kumuh di Pulau Lombok telah diusulkan untuk ditangani melalui program pemerintah pusat. Setiap unit rumah memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 20 juta.
"Total sekitar 2.660 rumah yang diperbaiki tahun ini dengan anggaran per rumah sekitar Rp20 juta," paparnya.
Sari menjelaskan, anggaran tersebut dibagi menjadi Rp 17,5 juta untuk kebutuhan material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Program ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak, aman dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, kebutuhan rumah layak huni di Lombok masih cukup tinggi sehingga perlu dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat. Karena itu, dirinya berkomitmen terus memperjuangkan tambahan kuota program perumahan bagi masyarakat NTB pada tahun-tahun mendatang.
Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Sari Yuliati terhadap masyarakat Lobar. Ia menilai berbagai program yang dibawa anggota DPR RI tersebut sangat membantu warga, terutama di wilayah selatan Lobar.
"Tahun ini beliau memperjuangkan ratusan unit rumah kumuh di Lobar, khususnya wilayah Lembar dan Sekotong," kata Ketu DPD II Golkar Lombok Barat itu.
Ivan menambahkan, pihaknya telah menyusun rencana lanjutan bersama Sari Yuliati untuk memperjuangkan tambahan 300 unit rumah pada tahun depan. Selain itu, DPRD Lobar bersama Fraksi Golkar juga mengupayakan tambahan 200 unit melalui APBD.
"Tahun depan kami bersama Ibu Sari memperjuangkan 500 unit rumah kumuh, masing-masing 300 unit dari Ibu Sari dan 200 unit dari kami selaku Ketua DPRD dan Fraksi Golkar DPRD Lobar," tegasnya.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Satpol PP NTB Gandeng SMKPPN Mataram Kembangkan Apotek Hidup Kantor
Untuk mempercepat proses pengusulan, Ivan meminta seluruh kepala desa di wilayah Lobar segera menyampaikan data warga yang rumahnya masuk kategori tidak layak huni.
Saya minta para kades mengusulkan data warganya yang akan kita usulkan menerima program rumah kumuh," ujarnya.
Selain persoalan perumahan, Ivan juga menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur di wilayah Sekotong dan Lobar yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah pusat.
Di hadapan warga, ia mengusulkan agar program peningkatan infrastruktur tersebut dapat diperjuangkan melalui DPR RI.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : Lombok Post