Hanura NTB Target Satu Fraksi di Udayana

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:50 WIB
KIBARKAN BENDERA: Ahmad Dahlan mengibarkan Bendera Partai Hanura usai dilantik menjadi Ketua DPD Hanura NTB belum lama ini. (Foto: Toni/Lombok Post)
KIBARKAN BENDERA: Ahmad Dahlan mengibarkan Bendera Partai Hanura usai dilantik menjadi Ketua DPD Hanura NTB belum lama ini. (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memanaskan mesin partainya menjelang verifikasi partai politik.

Pengurus dan kader di seluruh tingkatan diimbau untuk bahu-membahu meraih target besar pada Pemilu mendatang.

​"Setelah dilantik, seluruh jajaran pengurus harus memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan cita-cita partai," Jelas Ketua DPD Partai Hanura NTB Ahmad Dahlan.

Semangat kebersamaan dan kerja keras dikatkan pria yang karib disapa Leo ini menjadi kunci utama agar Hanura mampu tampil maksimal dan meraih kepercayaan masyarakat di NTB.

Menatap kontestasi legislatif mendatang, Hanura NTB memasang target realistis namun optimis. Saat ini, Hanura baru mengamankan satu kursi di DPRD Provinsi NTB.

Ke depan, Hanura bertekad melipatgandakan perolehan kursi hingga mampu membentuk satu fraksi utuh di Gedung parlemen di Jalan Udayana, Mataram tersebut.

Baca Juga: RTLH Sudah Ada APBD dan BSPS! DPRD Mataram Minta BAZNAS Alihkan Anggaran ke Modal Usaha Warga

​Tak hanya di tingkat provinsi, peta kekuatan Hanura di level kabupaten/kota juga menjadi perhatian serius. Dari 10 kabupaten/kota di NTB, Hanura memiliki keterwakilan anggota dewan di tujuh daerah. 

"Tiga daerah yang masih kosong yakni Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat (KSB), dan Lombok Utara (KLU)," bebernya.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi kepengurusan saat ini. Target utama Hanura adalah mengembalikan kejayaan masa lalu, di mana keterwakilan kader Hanura selalu terisi di seluruh kabupaten/kota se-NTB sepanjang periode 2009 hingga 2019.

​"Ini PR besar kita agar ke depan 10 kabupaten/kota minimal semua ada anggota dewan. Berdasarkan histori, dari 2009 sampai 2019 Hanura selalu terisi di semua kabupaten/kota," tegasnya.

Selain penguatan internal, Hanura NTB juga menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat. Menindaklanjuti arahan Sekjen DPP Partai Hanura dalam Rakernas, seluruh anggota dewan dan kader di daerah diminta menjadikan Hanura sebagai rumah terbuka bagi semua kalangan, termasuk pelaku UMKM hingga kelompok disabilitas.

​Anggota dewan dari Hanura diinstruksikan untuk turun langsung dan berbuat nyata untuk rakyat. "Penekanan dari Pak Sekjen, seluruh anggota dewan di kabupaten/kota harus benar-benar berbuat untuk rakyat," pungkasnya.

Baca Juga: Tembus Rp 200 Ribu Per Shift! Dishub Mataram Buka-Bukaan Hasil Uji Petik Potensi Parkir

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Hanura, Benny Ramdhani sebelumnya memberi pesan khusus bagi para kader Hanura.

Ia menekankan tidak boleh ada pengurus yang namanya tercantum dalam struktur namun kinerjanya tidak terlihat, apalagi menghilang saat masyarakat membutuhkan pertolongan.

​"Konsolidasi hingga tingkat desa dan jadikan Partai Hanura sebagai rumah perjuangan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk petani, nelayan, pedagang kecil, pekerja migran, guru honorer, hingga kaum disabilitas," paparnya. 

Selain itu, Hanura berkomitmen kuat membela kepentingan daerah demi mewujudkan keadilan fiskal dan pemerataan pembangunan, sebab Indonesia tidak akan pernah kuat apabila daerahnya lemah. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Hanura NTB politik partai Fraksi