LombokPost – Kader muda Tunas Indonesia Raya (Tidar) Nusa Tenggara Barat diminta tidak menjadikan kegiatan Tunas 1 dan 2 sekadar agenda pelatihan untuk memperoleh sertifikat. Kegiatan tersebut harus menjadi ruang belajar, memperluas jaringan, sekaligus membangun bekal politik untuk memperkuat organisasi dan Partai Gerindra ke depan.
Pesan tersebut disampaikan Bendahara Pengurus Daerah (PD) Tidar NTB, Azalea Annisa Rengganis, saat mewakili Ketua PD Tidar NTB periode 2023–2026, Rannya Agustira K. dalam pembukaan Tunas 1 dan 2 yang diikuti kader Tidar dari 10 kabupaten/kota se-NTB.
“Jangan hanya mengharapkan sertifikat dan cerita pada saat pulang nanti, tetapi juga mendapatkan ilmu, mendapatkan jaringan, mendapatkan bekal yang bisa bermanfaat untuk Tidar dan khususnya untuk Gerindra ke depan,” ujarnya, Senin (10/8).
Azalea mengatakan Tunas harus dipandang sebagai titik awal bagi kader muda untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri. Menurutnya, proses kaderisasi tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, melainkan harus berlanjut dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan politik.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan momentum Tunas untuk mengeluarkan jati diri sebagai pemuda. Perbedaan usia, latar belakang, maupun pandangan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kerja bersama di dalam organisasi.
Baca Juga: Kumpulkan Kader Se-NTB! Tidar Mataram Gembleng Pemuda Jadi Garda Terdepan Gerindra
“Boleh berbeda pendapat, boleh berbeda pilihan, tetapi setelah masuk dalam Tidar dan masuk ke dalam anak dari Partai Gerindra ini, kita berharap ke depannya memiliki visi misi, tujuan yang sama,” katanya.
Azalea menyebut rangkaian kegiatan kaderisasi tersebut juga menjadi momentum penting bagi Tidar NTB. Setelah Tunas 1 dan 2, kegiatan akan dilanjutkan dengan Tunas 3 dan Musyawarah Daerah (Musda).
Ia berharap seluruh rangkaian tersebut dapat diikuti dengan serius oleh para kader yang datang dari berbagai daerah di NTB. Antusiasme peserta sejak awal, menurutnya, menjadi modal positif bagi keberlanjutan organisasi.
Lebih jauh, Azalea menekankan pentingnya membangun kesamaan arah di kalangan kader muda Gerindra. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan proses kaderisasi sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan politik ke depan.
“Pada 2029 nanti, kita berharap bisa memenangkan siapapun yang diusung oleh Partai Gerindra dan khususnya anak-anak muda dari Tidar itu sendiri,” tegasnya.
Baca Juga: Jelang Kongres Nasional, PD Tidar NTB Dukung Penuh Rahayu Saraswati Kembali Pimpin Tidar Pusat
Azalea juga menyampaikan salam dari Ketua PD Tidar NTB yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian Tunas 1 dan 2 hingga Musda dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kader.
“Teman-teman bisa mengikuti Tunas ini dengan baik, dengan lancar, dan kita berdoa juga semuanya semoga berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad ZaenudinSumber : Liputan Berita Lombok Post