LombokPost – Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Abd Rachman menilai kaderisasi Tunas 1 dan 2 bukan sekadar pelatihan organisasi. Kegiatan tersebut merupakan pintu gerbang bagi generasi muda untuk membangun kapasitas, memperluas jejaring, sekaligus mempersiapkan diri menjadi bagian dari kepengurusan Tunas Indonesia Raya (Tidar) hingga tingkat yang lebih tinggi.
Pesan itu disampaikan Rachman saat memberikan sambutan dalam pembukaan Tunas 1 dan 2 Pengurus Daerah (PD) Tidar Nusa Tenggara Barat. Ia mendorong peserta memanfaatkan proses kaderisasi tersebut untuk memahami lebih dalam organisasi, ideologi, serta ruang pengabdian yang tersedia di Tidar.
“Pelatihan Tunas 1 dan 2 ini adalah pintu masuk untuk bergabung bersama sebuah organisasi kepemudaan yang besar, sebuah partai yang besar yang saat ini memimpin negara kita,” ujarnya, Senin (10/8),
Rachman yang pernah menjadi Ketua PD Tidar NTB pertama pada 2015 mengatakan, Tunas 1 dan 2 juga menjadi salah satu persyaratan bagi kader yang ingin masuk dalam kepengurusan Tidar.
Sementara Tunas 3 diperuntukkan bagi kader yang akan masuk dalam kepengurusan PD. Sedangkan Tunas 4 menjadi tahapan kaderisasi untuk kepengurusan Pengurus Besar (PB) Tidar.
Baca Juga: Sentil Kader Muda! PD Tidar NTB Minta Peserta Tunas Jangan Cuma Berburu Sertifikat
Karena itu, ia meminta peserta tidak memandang kegiatan tersebut sebatas agenda formal. Menurutnya, kader yang mengikuti proses dengan serius memiliki peluang untuk berkembang hingga tingkat nasional.
“Tidak menutup kemungkinan Bro dan Sis yang ada hari ini, yang mengikuti kegiatan Tunas 1 dan 2 ini, nanti bisa duduk bersama dengan pengurus-pengurus pusat yang ada di Jakarta,” katanya.
Rachman kemudian membagikan pengalamannya ketika berinteraksi dengan pengurus Tidar dari berbagai provinsi. Ia mengakui, pada masa awal dirinya menjadi bagian dari Tidar, posisi NTB masih relatif kecil dibandingkan daerah lain.
Namun kondisi tersebut justru menjadi tantangan bagi kader muda NTB untuk berkembang. Terlebih, menurut dia, banyak alumni Tidar dari berbagai daerah yang kini telah menempati posisi penting dalam organisasi maupun pemerintahan.
Ia menyebut alumni Tidar telah tersebar di berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga posisi strategis pemerintahan. Jejaring tersebut menjadi salah satu kekuatan yang membedakan Tidar dengan organisasi kepemudaan lainnya.
Baca Juga: Kumpulkan Kader Se-NTB! Tidar Mataram Gembleng Pemuda Jadi Garda Terdepan Gerindra
“Ruang lingkup dan networking di Tidar itu sangat luar biasa sekali. Nanti Bro dan Sis akan rasakan sendiri setelah berkegiatan dan berkenalan dengan para senior atau pengurus Tidar dari luar daerah,” tuturnya.
Menurut Rachman, jejaring tersebut tidak akan terbentuk hanya dengan mengikuti satu kegiatan. Kader harus aktif berinteraksi, mengikuti berbagai agenda organisasi, dan membuka diri terhadap pengalaman dari kader maupun pengurus Tidar di daerah lain.
Ia juga mengingatkan peserta bahwa Tidar memiliki nilai yang harus menjadi bagian dari karakter kader. Salah satunya melalui Salam Lima Cinta yang menjadi identitas organisasi.
Nilai tersebut, lanjutnya, mengajarkan kader untuk mencintai diri sendiri, sesama, lingkungan, sekaligus terus mencintai proses belajar. Ia menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi generasi muda.
“Jangan berhenti belajar. Karena belajar itu tidak ada habisnya sampai kita mengembuskan napas terakhir,” tegasnya.
Baca Juga: Pimpin Apel Pagi di Satpol PP NTB, Wagub Umi Dinda Tekankan Disiplin dan Kualitas Pelayanan Publik
Abd Rachman berharap para peserta Tunas 1 dan 2 dari berbagai daerah di NTB dapat mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh. Ia ingin kader yang lahir dari proses tersebut tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga membawa nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menilai generasi muda yang mengikuti Tunas saat ini memiliki posisi penting bagi masa depan Tidar dan Partai Gerindra. Karena itu, proses kaderisasi harus mampu melahirkan kader yang memiliki tujuan, kapasitas, serta jaringan yang kuat.
“Harapannya Bro dan Sis semua bisa mendapatkan hal-hal yang positif, yang berguna bagi kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad ZaenudinSumber : Liputan Berita Lombok Post