PAN Buka Peluang Figur Eksternal Dampingi Nurul Adha, Nama Ibnu Salim Muncul

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB
MENCUAT: Ibnu Salim menjadi mencuat sebagai salah satu kandidat Wakil Bupati Lombok Barat.
MENCUAT: Ibnu Salim menjadi mencuat sebagai salah satu kandidat Wakil Bupati Lombok Barat.

 

LombokPost – Dinamika politik pasca kasus hukum yang menjerat Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mulai memunculkan sejumlah nama yang dinilai berpeluang mengisi posisi wakil bupati.

Salah satu nama yang mulai diperbincangkan masuk bursa calon wakil bupati apabila terjadi pergantian pucuk kepemimpinan adalah mantan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Ibnu Salim.

Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar menegaskan, semua figur memiliki peluang dan hak yang sama untuk diusulkan.

Namun, mekanisme pengusulan tetap harus melalui partai-partai pengusung pasangan LAZ–Nurul Adha pada Pilkada lalu, yakni PAN, PKB, dan PKS.

“Semua punya peluang dan hak yang sama. Tetapi syaratnya tentu harus diusung oleh partai pengusung. Artinya, dia harus mendaftar ke tiga partai pengusung itu, PAN, PKB, dan PKS,” kata Muazzim.

Menurutnya, peluang tersebut terbuka bagi siapa saja, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, politisi maupun kalangan birokrasi.

Baca Juga: Maju Pilkada Lombok Barat, Ini Visi Misi Pasangan Sumiatun-Ibnu Salim

Karena itu, jika muncul nama Ibnu Salim dalam bursa calon pendamping Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, hal tersebut dinilai sah-sah saja.

Meski demikian, Muazzim meminta semua pihak tidak terburu-buru membicarakan persoalan suksesi kepemimpinan. Saat ini, kata dia, perhatian utama masih tertuju pada proses hukum yang dihadapi LAZ.

“Sekarang kita cooling down dulu. Kita prihatin kepada kader dan warga kita, Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini. Mari kita bersama-sama mendukung beliau menghadapi sidang atau proses hukumnya,” ujarnya.

Kendati demikian, PAN memastikan tetap membuka ruang bagi figur di luar partai untuk ikut dalam proses penjaringan.

Menurut Muazzim, kepentingan utama yang harus dikedepankan adalah masa depan Lombok Barat, bukan semata kepentingan politik partai tertentu.

Ia mengungkapkan, selain nama dari PAN dan partai koalisi, sejumlah figur lain juga mulai disebut-sebut memiliki keinginan untuk maju.

Namun nama Ibnu Salim sebagai mantan birokrat di lingkup Pemprov NTB juga dinilai cukup diperhitungkan karena memiliki latar belakang birokrasi yang kuat.

“Ibnu Salim dianggap mewakili atau representasi birokrasi. Sehingga dia bisa menjadi salah satu figur yang dapat mendampingi Ibu Nurul Adha,” katanya.

Muazzim menjelaskan, sesuai mekanisme yang berlaku, hak mengusulkan calon pengganti wakil bupati berada di tangan partai-partai pengusung. Namun, tidak menutup kemungkinan terjalin komunikasi politik dengan partai lain untuk membangun sinergi yang lebih luas.

“Ini bukan hanya hak PAN semata, tetapi menyangkut masa depan Lombok Barat. Kita berpikir bagaimana Lombok Barat ini sepeninggal LAZ bisa lebih baik. Apa yang baik yang sudah dilakukan LAZ bisa dipertahankan, dan apa yang belum bisa ditingkatkan,” tegasnya.

Baca Juga: Muazzim Beberkan LAZ Sempat Berniat Daftar Jadi Ketua DPD Gerindra NTB Sebelum Terjerat OTT KPK

Ia juga menegaskan peluang figur nonpartai tetap terbuka sepanjang mampu membangun komunikasi yang baik dengan partai pengusung serta mendapat dukungan politik yang memadai.

Sementara itu, mantan Pj Sekda NTB Ibnu Salim yang dikonfirmasi terkait peluang dirinya mendampingi Nurul Adha belum bersedia memberikan tanggapan lebih jauh.

Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Nanti saya kabari,” tulis Ibnu Salim saat dimintai waktu untuk wawancara langsung oleh wartawan koran ini.

Meski belum memberikan pernyataan resmi, kemunculan nama Ibnu Salim yang juga pernah mejadi Calon Wakil Bupati pendamping Hj Sumiatun ini menambah dinamika politik yang berkembang di Lombok Barat.

Khususnya menjelang kemungkinan perubahan konfigurasi kepemimpinan daerah tersebut. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Bupati LAZ Muazzim Akbar Lombok Barat IBNU SALIM OTT