LombokPost — Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Lalu Ahmad Zaini (LAZ) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinamika internal DPW PAN NTB mulai bergejolak.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN didesak untuk segera mengambil langkah tegas dan cepat demi menyelamatkan marwah, citra, serta keutuhan stabilitas organisasi di tingkat daerah.
"Harusnya pimpinan DPP PAN segera mengambil sikap tegas. Apakah langsung ditetapkan ketua definitif atau perlu ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) terlebih dahulu. Kami sangat berharap DPP mengambil keputusan dengan cepat supaya segera ada konsolidasi internal partai," ujar Anggota DPRD NTB dari Fraksi PAN M. Aminurlah kepada Lombok Post.
Pria yang akrab disapa Maman ini menegaskan pentingnya konsolidasi kilat pascamusibah hukum yang menimpa pucuk pimpinan partai di wilayah bumi gora tersebut. Menurutnya, kejelasan mengenai nahkoda baru DPW PAN NTB sangat krusial agar roda organisasi dan persiapan agenda-agenda politik strategis ke depan tidak terbengkalai.
Aminurlah mengaku hingga saat ini jajaran pengurus maupun kader di daerah belum menerima informasi resmi maupun Surat Keputusan (SK) terkait penunjukan Plt Ketua DPW PAN NTB dari pimpinan pusat. Seluruh pengurus dan kader di daerah, kata dia, masih berada dalam posisi menunggu arahan serta keputusan resmi yang diterbitkan oleh DPP PAN.
"Soal PLT kita belum tahu ya, saya sendiri jujur belum tahu. Karena sistem tata kelola di partai kita ini menganut mekanisme sentralisasi di pusat, tentu semua keputusan strategis ditentukan oleh DPP," jelas politisi senior yang karib disapa Haji Maman tersebut.
Baca Juga: Akademisi Sebut Jaksa Tak Boleh Ajukan Kasasi Vonis Bebas Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB
Apapun keputusan yang ditetapkan oleh pimpinan pusat, sebagi kader PAN di daerah ditegaskannya tentu akan menerima dan melaksanakannya.
Ketika disinggung mengenai munculnya sejumlah nama kandidat dan kesiapan dirinya jika nantinya ditunjuk atau diamanahkan oleh DPP PAN untuk memimpin DPW PAN NTB, Aminurlah menyatakan kesiapannya secara terbuka demi kemajuan partai.
"Kalau memang dibutuhkan oleh organisasi dan diamanahkan langsung oleh pimpinan DPP, saya sangat siap. Sebagai kader yang loyal, tentu saya selalu siap menjalankan segala bentuk perintah dan amanah partai," tegas Aminurlah dengan nada optimistis.
Lebih lanjut, Aminurlah membeberkan target prioritas dan misi utama yang akan langsung diperjuangkannya jika dipercaya memegang tongkat kepemimpinan PAN NTB.
Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan kritisnya adalah kepemilikan gedung sekretariat DPW PAN NTB yang permanen. Ia menyayangkan di usia organisasi yang telah mencapai 25 tahun, PAN NTB belum juga memiliki kantor sekretariat milik sendiri.
"Yang pertama ingin saya tekankan, partai ini sudah 25 tahun berdiri di NTB, tapi belum ada kantor tetapnya. Saya ingin memperjuangkan itu terlebih dahulu. Menjadikan DPW PAN NTB memiliki gedung kantor sendiri yang permanen adalah prioritas utama saya jika diberikan amanah," ungkapnya.
Baca Juga: KNMP Kuta Lombok Tengah Batal Dibangun, Ini Penyebabnya
Selain pembenahan sarana fisik, Aminurlah menegaskan pentingnya penataan ulang strategi konsolidasi untuk memenangkan kontestasi Pemilu 2029 mendatang. Mengenai penetapan figur pimpinan, ia memastikan seluruh kader di NTB siap tunduk dan taat terhadap siapapun figur yang akan diputuskan oleh DPP PAN.
"Prinsipnya, siapapun yang ditetapkan oleh DPP, kita seluruh kader di NTB akan menerima dan siap berjuang bersama," terangnya.
Terpisah, Plt Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar dikonformasi Lombok Post menjelaskan jika saat ini sudah ada penunjukan Ketua definitif DPD PAN NTB. "Saya ditunjuk sebagai Plt ketua sementara. Tetapi untuk ketua definitif sudah ditunjuk oleh DPP, Pak Menteri Perdagangan Budi Santoso," paparnya.
Pengumuman resmi terkait ketua definitif DPD PAN NTB akan dilakukan tanggal 26 Agustus mendatang. Budi Santoso disebut Muazzim akan menjabat hingga 2029 mendatang.
"Pertimbangannya DPP memilih beliau jadi ketua definitif karena beliau menjadi Meteri Perdagangan. Kementerian tentu memiliki program yang banyak. Sehingga diharapkan Kementerian Pertanian nanti bisa berkontribusi bagi masyarakat NTB," tandasnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post