Anggota DPRD NTB Turun ke Kampung Adat Sade, Sitti Ari: Kita Fokus ke Penanganan Korban

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:38 WIB
TINJAU LOKASI: Anggota Komisi V DPRD NTB Sitti Ari meninjau langsung kondisi warga Desa Sade, Lombok Tengah, pascakebakaran, Minggu (23/8).
TINJAU LOKASI: Anggota Komisi V DPRD NTB Sitti Ari meninjau langsung kondisi warga Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, pascakebakaran, Minggu (23/8).


LombokPost - Anggota Komisi V DPRD NTB Sitti Ari turun langsung meninjau kondisi warga Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Minggu (23/8) pascakebakaran yang melanda permukiman warga.

Dalam kunjungannya, Sitti Ari melihat langsung kondisi warga yang terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dia mengapresiasi gerak cepat berbagai pihak yang telah memberikan bantuan kepada para korban.

“Kalau yang kita lihat di lapangan saat ini sudah banyak bantuan makanan siap saji seperti nasi bungkus. Ke depannya kami harapkan bantuan ke warga kalau bisa bahan mentah,” ujar Sitti Ari yang juga anggota DPRD NTB Dapil 8 atau Lombok Tengah Selatan.

Menurutnya, bantuan berupa bahan mentah akan lebih fleksibel bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di lokasi pengungsian maupun tempat tinggal sementara.

Baca Juga: ​Kebakaran Desa Adat Sade, Nanang Samodra Desak Penanganan Cepat dan Trauma Healing Jelang MotoGP

Sitti Ari menyebutkan, saat ini sudah banyak pihak yang bergerak membantu masyarakat terdampak kebakaran. Kondisi di lokasi juga mulai tertangani dengan adanya berbagai bantuan yang datang.

“Sudah banyak sekali yang bergerak. Dari Pemprov NTB pak gubernur sudah turun langsung, Pak Bupati Lombok Tengah, BPBD, Pak Dandim, Pak Kapolres sudah standby di sini dan tenda darurat sudah terbangun,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan makanan dan tempat tinggal sementara.

Proses pemulihan atau recovery warga juga harus menjadi perhatian bersama.
Sitti Ari menilai kondisi pasca kebajaran membutuhkan perhatian semua pihak termasuk pemerintah pusat. Mengingat Desa Sade merupakan salah satu desa adat yang menjadi daya tarik pariwisata Lombok.

Sejumlah kementerian perlu dilibatkan dalam proses pemulihan, mulai dari Kementerian Sosial, Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, hingga kementerian terkait lainnya.

Ia berharap penanganan korban kebakaran dapat dilakukan secara terpadu sehingga kebutuhan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil, dapat segera dipenuhi.

"Tentu kami harapkan seperti itu (perhatian pemerintah pusat), kita sinergi dengan semua,” tegas politisi dari Partai PPP ini.

Baca Juga: Terang Benderang, Ini Tanda-tanda Rafael Leao Segera Disingkirkan AC Milan

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, legislatif, serta masyarakat sangat penting agar proses pemulihan pascakebakaran di Desa Sade dapat berjalan cepat dan menyentuh seluruh kebutuhan warga terdampak.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri yang juga turun ke lokasi meminta pemerintah bersama seluruh pihak terkait perlu duduk bersama untuk membahas langkah pemulihan bagi warga Desa Sade.

“Harus duduk bersama recovery-nya. Yang paling penting sekarang penanganan korban. Trauma pasti karena kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Sitti Ari Lombok Tengah DPRD NTB Kebakaran desa adat sade