Hanura NTB Panaskan Mesin Politik, DPP Kumpulkan Pengurus DPC se-NTB

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:56 WIB
KONSOLIDASI: Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella saat melakukan konsolidasi bersama pengurus DPD Hanura NTB dan seluruh pengurus DPC se-NTB di Hotel Golden Palace Mataram, Selasa (2/9).
KONSOLIDASI: Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella saat melakukan konsolidasi bersama pengurus DPD Hanura NTB dan seluruh pengurus DPC se-NTB di Hotel Golden Palace Mataram, Selasa (2/9).

 

LombokPost—Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi struktur organisasi kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan menjadi modal awal partai berlambang singa tersebut untuk mengembalikan kejayaan Hanura di NTB.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella mengumpulkan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura se-NTB dalam agenda konsolidasi di Mataram, Selasa malam (1/9).

“Saya mendapatkan laporan bahwa sudah 100 persen pengurus kecamatan di NTB. Sekarang sedang on-going proses untuk mempersiapkan kepengurusan di tingkat desa dan 1.000 anggota yang berdasarkan dari jumlah kepengurusan di ranting atau desa dan kelurahan,” kata Rio.

Dalam pertemuan tersebut, Rio menekankan pentingnya kerja politik sejak dini. Menurutnya, Hanura tidak boleh hanya sibuk mempersiapkan tahapan verifikasi partai. Tetapi juga harus mulai membangun kekuatan politik hingga tingkat paling bawah.

Mantan Ketua Umum Partai NasDem itu menilai, progres tersebut menunjukkan kader Hanura NTB telah bekerja sesuai jalur untuk menghadapi Pemilu 2029.

Dia pun memberikan perhatian khusus terhadap tiga kabupaten/kota di NTB yang saat ini belum memiliki keterwakilan Hanura di DPRD. Ketiga daerah tersebut yakni Lombok Utara, Sumbawa Barat dan Sumbawa.

Rio meminta jajaran partai di tiga wilayah tersebut memilih figur yang memiliki kapasitas, jaringan dan kemampuan memimpin.

“Kami ingin hari ini di tiga kabupaten yang tidak ada kursinya itu, yang memimpinnya adalah orang-orang yang punya potensi untuk memimpin Hanura,” tegasnya.

Baca Juga: Hanura NTB Target Satu Fraksi di Udayana

Menurut Rio, pembenahan struktur menjadi bagian dari strategi membangun mesin politik Hanura jauh sebelum Pemilu 2029. Setelah struktur rampung, partai akan melanjutkan agenda konsolidasi melalui Rakerda hingga Rakercam, termasuk mempersiapkan bakal calon legislatif.

“Nanti semua papan partai dipasang, kemudian habis ini kita akan menandatangani Rakerda, Rakercam untuk mempersiapkan bacaleg dan sebagainya. Artinya mesin politik di NTB sudah bekerja,” paparnya.

Rio juga mengungkapkan adanya lima kader dari partai besar yang mulai mendekati Hanura. Menurutnya, mereka tertarik setelah melihat perkembangan organisasi dan aktivitas politik Hanura yang mulai bergerak lebih awal.

Konsolidasi pun tidak hanya dilakukan di NTB. Rio menyebut DPP Hanura akan melakukan safari politik ke 28 provinsi dengan pola yang sama. Menurut dia, semangat kemenangan dan kesiapan mesin politik harus dibangun secara seragam dari Aceh hingga Papua.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan alias Leo memastikan jajaran Hanura NTB siap merebut kembali kursi DPRD yang hilang.

Leo menyebut tiga daerah yang menjadi prioritas adalah Lombok Utara, Sumbawa Barat dan Sumbawa. Ketiganya saat ini belum memiliki wakil Hanura di DPRD.

“Kita pernah jadi pimpinan DPRD di Sumbawa sekarang zonk. Sehingga sekarang saya memasang orang yang kompeten dan punya jaringan luas di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Di Lombok Utara, Hanura menyiapkan figur yang memiliki basis sosial kuat. Leo menyebut calon pimpinan partai di daerah tersebut merupakan koordinator kelompok tani.

Sementara di Sumbawa Barat, Hanura memilih figur pengusaha yang dinilai memiliki jaringan luas dan menguasai sektor usaha tertentu.

Baca Juga: Pengurus DPD dan DPC Hanura se-NTB Dilantik, Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat di Daerah

Untuk Kabupaten Sumbawa, strategi yang digunakan lebih menekankan pada figur dengan tingkat popularitas dan jaringan yang kuat. Leo optimistis pendekatan tersebut mampu mengembalikan kejayaan Hanura di daerah tersebut.

“Nah sekarang di Lombok Utara saya pasang orang yang kompeten, dia adalah koordinator kelompok tani. Di Sumbawa Barat yang dulu tidak begitu gesit kerjanya, sekarang saya pasang pengusaha yang sekarang mengendalikan semua produk yang tidak dipakai di PT AMMAN,” jelasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Dahlan Leo mesin politik Hanura NTB konsolidasi