Nyatakan Kesiapan, Muzihir Tantang Figur Lain Bertarung di Pilwali Mataram

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:30 WIB
H Muzihir (Foto: Toni/Lombok Post)
H Muzihir (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost-Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Mataram memang masih jauh. Namun, perebutan kursi wali kota Mataram mulai memanas. Wakil Ketua DPRD NTB H Muzihir menjadi figur pertama yang terang-terangan menyatakan kesiapan maju dalam kontestasi tersebut.

Politisi PPP itu bahkan menantang figur lain untuk terbuka menyatakan sikap. Muzihir mengaku siap bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Kota Mataram.

“Belum ada yang berani menyatakan diri calon wali kota hari ini selain saya. Hanya saya yang berani, coba yang lain, ayo,” seloroh Muzihir.

Dia menilai peta politik menuju Pilwali Mataram masih sangat terbuka. Siapa pun dinilainya memiliki peluang untuk maju. Terlebih, dinamika politik saat ini terus bergerak.

Kesiapan maju bukan keputusan mendadak. Muzihir mengaku sudah lama mempertimbangkan langkah untuk meninggalkan jalur legislatif dan beralih ke eksekutif.

Baca Juga: Sah! PPP NTB Serahkan SK 10 DPC, Muzihir: Ini Momen untuk Perkuat Konsolidasi 

Pengalaman 20 tahun sebagai anggota DPRD NTB menjadi salah satu modal yang diyakininya cukup. Muzihir telah empat periode duduk di parlemen. “Saya yang paling senior di sini. Jadi, sekarang biar jadi bapak DPR saja, anak-anak besok yang melanjutkan,” katanya sembari tertawa.

Meski menyatakan siap maju, Muzihir mengaku sebelumnya tidak terlalu tertarik kembali masuk dalam pertarungan politik praktis. Ia justru berencana menghabiskan waktunya untuk kegiatan keagamaan dan sosial. “Tapi masyarakat yang minta. Sebenarnya saya ingin istirahat, ingin sisa umur saya ini untuk akhirat. Ingin jadi ketua Dewan Masjid, jadi takmir masjid,” ungkapnya.

Namun, dorongan masyarakat membuat niat tersebut berubah. Aspirasi yang terus datang dianggapnya sebagai bentuk amanah sekaligus kesempatan untuk kembali mengabdi. “Karena dorongan masyarakat, mudah-mudahan ini bisa jadi ladang amal juga,” ucapnya.

Muzihir juga tidak menyiapkan strategi khusus secara berlebihan. Ia memilih tetap santai. Menurutnya, rekam jejak selama dua dekade di dunia politik sudah menjadi modal penting.

Baca Juga: Di Nganjuk, 47 Siswa dan Dua Guru Diduga Keracunan

“Tidak perlu persiapannya yang muluk-muluk, pada saatnya nanti sudah siap. Kemarin saja anak kita baru tiga tahun muncul sudah bisa dapat 44 persen, apalagi bapaknya,” pungkasnya.

Selain Muzihir, sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Pilwali Mataram. Di antaranya Ketua TP-PKK Kota Mataram Hj Kinnastri Roliskana dan Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Abd. Rachman. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Kota Mataram Muzihir figur wali kota Pilkada