MotoGP Sebulan Lagi, DPRD NTB Dapil Loteng Lalu Arif Rahman Hakim Desak Promosi Digaungkan

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 11:01 WIB

 

Lalu Arief Rahman Hakim (Foto: Toni/Lombok Post)

 
Lalu Arif Rahman Hakim (Foto: Toni/Lombok Post)  

LombokPost-Perhelatan MotoGP Mandalika 2026 tinggal sebulan lagi. Namun, gaung ajang balap motor kelas dunia itu dinilai belum terasa di tengah masyarakat. Hingga kini, sejumlah titik strategis di kabupaten kota belum banyak dihiasi baliho maupun banner yang menginformasikan gelaran MotoGP Mandalika. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Komisi II DPRD NTB.

”Harus terus digenjot penjualan tiket dan promosinya. Terutama promosi di dalam negeri,” tegas anggota Komisi II DPRD NTB Lalu Arif Rahman Hakim kepada Lombok Post. 

Dewan meminta Pemprov NTB bersama penyelenggara segera menggenjot promosi, termasuk penjualan tiket. Promosi dinilai perlu lebih masif, khususnya menyasar masyarakat di dalam negeri. Anggota Komisi II DPRD NTB Dapil Lombok Tengah tersebut menegaskan, promosi tidak bisa dilakukan menjelang pelaksanaan saja.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, seluruh pihak harus bergerak bersama untuk memastikan MotoGP Mandalika mendapat perhatian luas.

Baca Juga: Hindari Dikotomi ASN, Komisi V DPRD NTB Dukung Pengangkatan PPPK dan PPPK Paro Waktu Jadi PNS

Menurut dia, promosi MotoGP Mandalika seharusnya melibatkan seluruh stakeholder. Pemerintah daerah juga dinilai perlu membangun kerja sama dengan pemerintah provinsi lain di Indonesia. Mengingat, MotoGP Mandalika bukan hanya menjadi hajatan NTB. Ajang tersebut merupakan event internasional yang membawa nama Indonesia.

Untuk itu, promosi di berbagai daerah di tanah air dinilai penting untuk meningkatkan minat masyarakat datang menyaksikan langsung balapan di Sirkuit Mandalika. ”Libatkan semua stakeholder bekerja sama dengan pemerintah provinsi lain. Gelaran MotoGP Mandalika bukan hanya milik NTB, tetapi Indonesia. Maka kerja sama dengan provinsi lain juga bisa dilakukan,” ujarnya.

Dewan mengingatkan jangan sampai minimnya promosi berdampak pada jumlah penonton. Terlebih, penyelenggaraan event berskala internasional membutuhkan biaya besar. Penjualan tiket menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan gelaran berjalan optimal. ”Jangan sampai tidak ada penonton dan rugi. Harus terus digenjot,” pintanya.

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda juga mendorong agar promosi MotoGP Mandalika segera dipercepat. Menurut dia, pihak penyelenggara, dalam hal ini ITDC, tentu telah memiliki strategi untuk menarik minat penonton.

”Kami mendorong dipercepat promosinya. Saya kira ITDC sudah memahami dan mereka berpengalaman. Kami serahkan ke ITDC. Pasti mereka punya cara untuk melakukan promosi,” kata Isvie. 

Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD NTB Moh Akri Ingatkan BKD Pengisian Jabatan Harus Tuntas Akhir September

Meski demikian, Isvie menilai promosi secara visual di ruang publik tetap diperlukan. Baliho dan banner di sejumlah lokasi strategis dinilai dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa MotoGP Mandalika segera digelar. ”Banner dan baliho alat promosi sudah harus mulai dipasang. Biar terasa gaungnya,” pintanya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan persiapan MotoGP terus dilakukan. Pemprov NTB juga dijadwalkan kembali menggelar rapat untuk membahas persiapan event tersebut. ”Nanti Senin rapat. Persiapan sudah selalu dilakukan. Kita on the way,” kata Iqbal.

Disinggung mengenai penjualan tiket yang disebut baru mencapai sekitar 50 persen, Iqbal tidak terlalu khawatir. Menurutnya, pola penjualan tiket event besar memang kerap meningkat signifikan mendekati hari pelaksanaan. ”Biasanya kan memang seperti itu,” tandasnya. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
MotoGP DPRD NTB MotoGP Mandalika Pemprov NTB