Demokrat NTB Gelar Musda 18 September, Fokus ke Puncak HUT Partai di Jakarta Hari Ini

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 08:14 WIB
SIAP HADAPI MUSDA: Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB Si Made Rai Edi Astawa (tengah) bersama Sekretaris Andi Mardan (kiri) saat menghadiri acara rangkaian HUT Demokrat di Mataram belum lama ini.
SIAP HADAPI MUSDA: Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB Si Made Rai Edi Astawa (tengah) bersama Sekretaris Andi Mardan (kiri) saat menghadiri acara rangkaian HUT Demokrat di Mataram belum lama ini.

 

LombokPost-Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat NTB segera digelar dalam waktu dekat. Rencananya, Musda bakal digelar usai puncak perayaan hari jadi partai yang dipusatkan di Jakarta Rabu hari ini (9/9).

Jika tidak ada kendala, Musda Demokrat NTB bakal dilaksanakan tanggal 18 September mendatang.

"Sementara masih fokus persiapan puncak HUT partai tanggal 9 September ini. Untuk surat resmi Musda tanggal 18 September belum kami terima. Sementara persiapannnya sudah mulai dicicil sama kawan-kawan di sekretariat sekiranya fix ditanggal itu (18 September)," jelas Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB Andi Mardan kepada Lombok Post. 

Semua kader Demokrat di seluruh Indonesia saat ini memusatkan fokus pada HUT Partai ke-25. Digelar pada Rabu malam, 9 September 2026, di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, HUT Demokrat direncanakan dihadiri oleh sekitar 12.000 kader.

Baca Juga: Program Langit Biru DPC Demokrat Lobar Bersihkan Pantai Batu Bolong, Angkut 300 Kg Sampah

Setelah perayaan puncak HUT partai dilaksanakan, baru kemudian para kader Partai Demokrat di NTB mempersiapkan pelaksanaan Musda.

Selain konsolidasi dan membahas sejumlah agenda dan program kerja partai, Musda Demokrat nanti juga akan menjadi momentum penting untuk menentukan nakhoda baru bagi partai berlambang mercy itu di Provinsi NTB. Sejumlah nama pun sudah mencuat untuk digadang menjadi calon ketua baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB Si Made Rai Edi Astawa sebelumnya menegaskan, salah satu agenda Musda memang pemilihan ketua definitif yang baru.

Dia menjelaskan tidak ada mekanisme pengembalian jabatan ketua secara otomatis di internal partai. 

Meskipun ketua nonaktif Indra Jaya Usman (IJU) telah divonis bebas atas dugaan kasus gratifikasi. IJU pun memulihkan nama baiknya dan mengajukan surat resmi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Mekanisme otomatis itu (kembali menjabat ketua) tidak ada dalam konstitusi partai kami. Semua merupakan kebijakan dan penilaian objektif dari Ketua Umum, baik dari sisi politik, sosial, maupun kepentingan perjuangan Partai Demokrat ke depan," tegas Made Rai saat ditemui di Mataram beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Sade, Demokrat Desak Rekonstruksi Libatkan Tokoh Adat

​Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris 1 BPOKK DPP Partai Demokrat ini menjelaskan, seluruh keputusan pengangkatan ketua definitif sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 49 AD/ART partai. Namun prosesnya terlebih dulu melalui demokrasi di tingkat bawah melalui Musyawarah Daerah (Musda). 

Dengan melihat waktu pelaksanaan Musda yang akan dilaksanan dalam waktu dekat, penentuan Ketua Demokrat NTB akan dilakukan saat Musda. Untuk dapat tampil dalam bursa pencalonan Musda, setiap bakal calon harus mengantongi sekurangnya 20 persen dukungan dari pemilik suara sah.

Made Rai menambahkan, pintu pencalonan terbuka lebar bagi seluruh kader yang memenuhi syarat. IJU pun dipastikan tetap memiliki hak untuk kembali maju bertarung melalui prosedur pendaftaran resmi yang ditangani oleh Steering Committee (SC) Musda.

Selain nama IJU, sejumlah figur internal maupun eksternal dilaporkan telah mulai membangun komunikasi politik dengan para pemilik suara.

"Di antaranya adalah Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Timur Amrul Jihadi, mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan, Dr. Gema, hingga Wali Kota Bima (A Rahman)," paparnya. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Demokrat NTB Demokrat Musda Ketua