KPU NTB Tingkatkan Kualitas SDM, SIMPEL Naik Kelas Jadi LMS Kepemiluan

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 09:45 WIB
PERKUAT KOMPETENSI: Jajaran KPU Provinsi NTB bersama pejabat struktural, fungsional, dan staf sekretariat KPU kabupaten/kota se-NTB mengikuti kegiatan penguatan kompetensi SDM.

 
PERKUAT KOMPETENSI: Jajaran KPU Provinsi NTB bersama pejabat struktural, fungsional, dan staf sekretariat KPU kabupaten/kota se-NTB mengikuti kegiatan penguatan kompetensi SDM.  

 

LombokPost-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN).

Penguatan kompetensi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jajaran sekretariat menghadapi dinamika penyelenggaraan Pemilu 2029.

Tak hanya mengandalkan pelatihan konvensional, pengembangan kompetensi ASN KPU juga diarahkan melalui transformasi pembelajaran digital.

 "Sistem Pembelajaran Elektronik (SIMPEL) KPU tengah dikembangkan menjadi Learning Management System (LMS) Kepemiluan yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan penyelenggara pemilu," jelas Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya.

Dia mengatakan, penguatan SDM menjadi salah satu prioritas kelembagaan. Termasuk di dalamnya pembenahan pengelolaan kepegawaian, promosi, serta manajemen talenta yang nantinya terintegrasi melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA).

Menurutnya, persoalan kepegawaian dan penataan organisasi ditargetkan dapat dituntaskan tahun ini.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan sebelum KPU memasuki tahapan Pemilu mendatang.

“Pengelolaan SDM, termasuk promosi dan manajemen talenta akan melalui SIMATA. Ini akan menjadi prioritas,” kata Mars.

Baca Juga: Jaga Produksi, PT Timah Targetkan Tambah Cadangan 30 Ribu Ton

Peningkatan kompetensi ASN tidak boleh sekadar dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban mengikuti pelatihan.

Lebih dari itu, kompetensi yang diperoleh harus memberikan dampak terhadap pengembangan karier sekaligus peningkatan kualitas kinerja ASN.

“Sertifikat pelatihan dapat menjadi salah satu elemen dalam SIMATA dan diinput ke MyASN sebagai bagian dari proses pengembangan karier,” imbuhnya.

Selain penguatan internal, KPU NTB juga mencatat capaian positif dalam aspek pelayanan publik.

Dalam penilaian pelayanan publik prima yang dilakukan KPU RI, KPU NTB menjadi salah satu satuan kerja yang dijadikan sampel dan berhasil memperoleh predikat A.

Capaian tersebut, kata Mars, menjadi motivasi bagi jajaran KPU NTB untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pengembangan Kompetensi SDM (PKSDM) KPU RI Sri Lestariningsih mengatakan, transformasi SIMPEL menjadi LMS Kepemiluan merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif.

LMS Kepemiluan ke depan tidak hanya menyediakan materi pelatihan dasar.

Platform tersebut akan dikembangkan dengan modul pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kerja penyelenggara pemilu.

Materi yang disiapkan antara lain berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, logistik dan distribusinya, teknis kepemiluan, hingga bank soal.

Dengan demikian, ASN KPU dapat mengakses pembelajaran secara lebih fleksibel sekaligus memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing.

Sri mengingatkan jajaran KPU agar memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Sebab, dinamika penyelenggaraan pemilu menuntut aparatur untuk terus belajar dan menyesuaikan diri.

“Perubahan akan selalu terjadi kapan pun, jadi kita harus siap secara mental dan segera menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” ujarnya.

Baca Juga: Pencarian Berlanjut, Tim SAR Belum Temukan Rombongan Jurnalis di Perairan Anak Krakatau

Dia berharap penguatan kompetensi, pembenahan manajemen SDM, dan transformasi pembelajaran digital dapat membentuk jajaran KPU yang semakin adaptif dan profesional.

“Seluruh jajaran SDM KPU se-Indonesia agar terus adaptif, kompeten, dan siap menghadapi dinamika penyelenggaraan Pemilu 2029 mendatang,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diikuti seluruh jajaran pejabat struktural, pejabat fungsional, serta staf sekretariat satuan kerja KPU kabupaten/kota se-NTB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat kapasitas SDM KPU di daerah. 

 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Penguatan SDM KPU NTB pemilu 2029 NTB