LombokPost— Bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB periode 2026-2031 mulai mengerucut. Di tengah dinamika menjelang Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Demokrat Kota Mataram menegaskan membutuhkan sosok pemimpin dengan rekam jejak kepemimpinan yang jelas dan pengalaman mengelola organisasi besar.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mataram Shinta Primasari mengatakan, figur yang akan memimpin Demokrat NTB ke depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan komunikasi politik.
Lebih dari itu, ketua DPD harus memiliki pengalaman kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kapasitas membangun dan menggerakkan struktur partai hingga tingkat paling bawah.
“Demokrat Kota Mataram sangat menginginkan sosok pemimpin yang layak untuk memegang partai besar, yang punya pengalaman, rekam jejak, dan kemampuan kerja yang mumpuni,” kata Shinta.
Baca Juga: 3 starting XI AC Milan vs Lazio yang Kemungkinan Diganti saat Kontra Benfica
Menurut dia, mengelola partai dengan struktur yang luas membutuhkan kemampuan organisasi yang kuat. Seorang ketua DPD harus mampu memastikan mesin partai berjalan efektif, bukan hanya di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, tetapi hingga struktur paling bawah.
“Bukan hanya soal komunikasi, tetapi bagaimana mengelola infrastruktur partai itu sampai ke tingkat anak ranting di satu provinsi,” ujarnya.
Pernyataan Shinta tersebut sekaligus menggambarkan kriteria yang menjadi pertimbangan Demokrat Kota Mataram dalam melihat sejumlah nama yang muncul dalam bursa Ketua DPD Demokrat NTB.
Salah satu figur yang mencuat adalah Hadi Gunawan, mantan Kapolda NTB. Nama Hadi sebelumnya memang masuk dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat NTB.
Baca Juga: Night Ride, Full Vibes! 150 Riders Honda Vario Evo Keliling Kota Mataram
Hadi memiliki rekam jejak panjang dalam kepemimpinan dan manajemen organisasi di institusi Polri. Sebelum dipercaya memimpin Polda NTB, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di bidang sumber daya manusia dan pembinaan organisasi.
Bagi Shinta, pengalaman semacam itu menjadi salah satu modal penting yang dibutuhkan seorang pemimpin partai.
“Kalau kita membutuhkan seorang pemimpin, tentu kita melihat rekam jejak kepemimpinannya. Bagaimana pengalaman dia, bagaimana kemampuan kerjanya, dan bagaimana dia mengelola sebuah organisasi,” katanya.
Meski memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai sosok ideal yang diinginkan, Shinta belum secara eksplisit menyebut keputusan final Demokrat Kota Mataram terhadap salah satu kandidat.
Ia memilih menekankan bahwa pertimbangan utama partai adalah mencari figur yang dinilai mampu membawa Demokrat NTB berkembang dan bekerja lebih solid ke depan.
Baca Juga: Usai Bikin Heboh Pasca Keracunan Ratusan Siswa, Pemilik Yayasan SPPG Lombok Tengah Minta Maaf
“Kita membutuhkan figur yang lebih baik. Yang punya pengalaman, punya kemampuan, dan bisa membawa organisasi ini menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.
Menurut Shinta, figur dengan pengalaman kepemimpinan yang matang juga akan lebih mudah memahami bagaimana membangun konsolidasi organisasi. Terlebih, Demokrat NTB memiliki struktur kepengurusan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Karena itu, proses menuju Musdalub diharapkan tetap berjalan secara tertib dan sesuai mekanisme internal partai.
Terkait dinamika yang berkembang menjelang Musdalub, Shinta memilih tidak memperkeruh suasana. Ia menegaskan setiap proses harus tetap berada dalam koridor organisasi dan tidak dipengaruhi intervensi pihak luar.
Baca Juga: Kemenkum NTB Petakan Potensi Kelapa Lombok Utara untuk Indikasi Geografis
“Yang penting prosesnya berjalan sebagaimana mestinya, sesuai mekanisme partai. Karena ini rumah tangga internal partai, seyogianya tidak ada intervensi dari luar,” katanya.
Shinta pun menyerahkan tahapan selanjutnya kepada mekanisme yang berlaku di Partai Demokrat.
Bagi Demokrat Kota Mataram, kata dia, yang terpenting bukan sekadar siapa yang paling cepat mendapatkan dukungan, tetapi siapa yang memiliki kapasitas untuk memimpin, mengonsolidasikan struktur, dan membawa partai menghadapi agenda politik ke depan.
“Yang kita inginkan adalah figur yang memang layak memimpin partai besar ini,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad ZaenudinSumber : Liputan Berita Lombok Post