IJU Mulai Ikut Paripurna Dewan, DPD Demokrat NTB Tunggu Arahan DPP Gelar Musda

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:34 WIB
TUNGGU JADWAL PUSAT: Anggota DPRD Frajsi Partai Demokrat NTB Abdul Rauf (kanan) bersama Ketua DPD Demokrat NTB nonaktif Indra Jaya Usman saat hadir dalam rapat paripurna, Selasa (15/8). (Foto: Toni/Lombok Post)
TUNGGU JADWAL PUSAT: Anggota DPRD Frajsi Partai Demokrat NTB Abdul Rauf (kanan) bersama Ketua DPD Demokrat NTB nonaktif Indra Jaya Usman saat hadir dalam rapat paripurna, Selasa (15/8). (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost - Dinamika internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menjadi sorotan publik.

Jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang semula direncanakan berlangsung pada 18 September lalu dipastikan mengalami penundaan. 

DPD Demokrat NTB menegaskan masih menunggu arahan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait kepastian jadwal terbaru.

Pengurus DPD Partai Demokrat NTB Abdul Rauf menjelaskan, pelaksanaan Musda belum bisa dipastikan karena masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pusat. "Kapan pelaksanaan lebih lanjutnya, kami masih akan menunggu arahan dari DPP," ujar Rauf kepada wartawan di Mataram.

​Ia meluruskan spekulasi yang berkembang terkait alasan penundaan tersebut. Menurutnya, penundaan murni disebabkan oleh alasan teknis, salah satunya padatnya agenda DPP yang baru saja menyelesaikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Partai Demokrat. Benturan jadwal di tingkat pusat membuat tim DPP belum dapat hadir e daerah.

​"Kalau yang disampaikan itu soal teknis, kesiapan DPP untuk datang belum bisa dipastikan karena mungkin ada benturan waktu. Apalagi kemarin sibuk dengan HUT ke-20 Demokrat," terang Rauf. 

Menepis isu adanya intervensi atau persoalan restu politik di tingkat pusat, ia menegaskan dinamika semacam itu berada di luar kewenangannya. "Itu di luar jangkauan kami. Informasi resminya murni penundaan teknis," tambahnya.

Baca Juga: Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Dapat Dukungan Pengurus DPC Kabupaten Kota Pimpin DPD Demokrat NTB

Meski jadwal pasti belum diterbitkan, Rauf memprediksi Musda kemungkinan besar baru akan digelar pada awal bulan depan. "Prediksi saya mungkin awal-awal bulan, sekitar Oktober. Tapi sifatnya kita masih menunggu," katanya.

Di sisi lain, persaingan bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB kian hangat. Sejumlah figur kuat mulai bermunculan dan meramaikan perbincangan, di antaranya mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan, lndra Jaya Usman (IJU), hingga beberapa figur lainnya.

Rauf menilai munculnya nama-nama tersebut menunjukkan dinamisnya kompetisi di internal partai.

​"Sudah berproses, ada Pak Hadi Gunawan, Pak IJU, dan pak wali kota Bima. Kita belum bisa prediksi siapa yang unggul karena belum ada yang terekspos secara penuh di media sosial. Perkembangannya akan kita lihat dalam beberapa hari ke depan," jelas Rauf.

​Ia menambahkan, peta kekuatan baru akan terlihat jelas saat pendaftaran calon resmi dibuka oleh panitia Musda. Setiap kader yang memenuhi persyaratan memiliki hak yang sama untuk maju.

"Untuk pendaftaran baru kita tahu pastinya. Semua punya hak, yang penting memenuhi syarat minimal, seperti mengantongi dukungan 20 persen atau setara tiga suara DPC," paparnya.

Disinggung mengenai kemungkinan dirinya ikut bertarung dalam bursa pencalonan, Rauf secara tegas menyatakan tidak memiliki rencana tersebut. "Sejauh ini saya tidak (berminat). Saya mendukung siapa pun yang nanti dipilih melalui proses forum," tegasnya.

Rauf pun menyambut positif tingginya perhatian publik dan media terhadap Musda Partai Demokrat NTB. "Kami bersyukur ada kompetisi dan proses yang sehat. Dalam dua minggu terakhir ini Demokrat terus jadi perbincangan," pungkasnya.

Baca Juga: HUT ke-25 Demokrat, Srikandi NTB Sambangi Panti Jompo dan Bagikan Bantuan

Sementara Ketua DPD Denokrat NTB nonaktif Indra Jaya Usman terlihat sudah mulai menjalankan tugasnya sebagai legislator NTB. IJU, sapaannya terlihat hadir dalam rapat paripurna DPRD NTB bersama Pemprov NTB di Kantor Gubernur NTB.

Namun IJU terlihat meninggalkan rapat lebih awal dan tidak menanggapi terkait peluangnya maju kembali sebagai Ketua DPD Demokrat NTB. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Demokrat NTB Musda Hadi Gunawan Indra Jaya Usman partai politik