Iqbal Dikabarkan Pimpin Gerindra NTB, Farin Sebut Belum Terima SK Perubahan Struktur

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 10:46 WIB
Lalu Pathul Bahri dan Lalu Muhamad Iqbal (Foto: Toni/Lombok Post)
Lalu Pathul Bahri dan Lalu Muhamad Iqbal (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost — Isu perombakan kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB) mendadak mencuat.

Menanggapi kabar yang beredar mengenai potensi pergeseran posisi Ketua DPD Gerindra NTB, Sekretaris DPD Gerindra NTB Nauvar Furqony Farinduan angkat bicara.  

Pria yang akrab disapa Farin tersebut menjawab diplomatis. Menrutnya menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada surat keputusan (SK) resmi maupun instruksi khusus dari DPP Partai Gerindra terkait perubahan struktur kepengurusan di NTB.  

​"Saya baru saja pulang dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rapat Koordinasi di Jakarta kemarin. Sampai detik ini, belum ada perintah maupun SK dari DPP terkait perubahan struktur kepengurusan DPD Gerindra di NTB," tegas Farin saat dikonfirmasi via telepon kepada Lombok Post, Jumat malam (25/9).

Baca Juga: KPU Lobar Buka Suara soal Pemeriksaan KPK, Tepis Isu Suap Pilkada

​Isu pergeseran tampuk kepemimpinan Gerindra NTB ini hangat diperbincangkan di berbagai grup percakapan hingga ruang publik. Berembus spekulasi bahwa nama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal akan mengambil alih kepemimpinan partai berlambang kepala burung Garuda di NTB tersebut.

Mengingat posisinya yang dinilai dekat dengan jajaran pimpinan pusat.  
​Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Farin memberikan jawaban normatif. Menurutnya, Partai Gerindra merupakan partai komando yang tunduk pada hierarki dan mekanisme organisasi.

Soal urusan revitalisasi atau perubahan struktur kepengurusan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.  

​"Kalau Gerindra ini kan partai komando. Tentu revitalisasi dan perubahan struktur kepengurusan adalah hak prerogatif DPP. Kita yang di daerah, apapun bentuknya, baik berada di dalam maupun di luar struktur, karena kita berjuang bersama Gerindra, ya kita tetap sami'na wa ato'na terhadap perjuangan partai," jelasnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Nauvar Furqony Farinduan (kiri) saat berfoto bersama Wakil Ketua Umum Sekaligus Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo usai menghadiri Rapat Koordinasi DPD dan DPP Partai Gerindra di Jakarta.
Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Nauvar Furqony Farinduan (kiri) saat berfoto bersama Wakil Ketua Umum Sekaligus Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo usai menghadiri Rapat Koordinasi DPD dan DPP Partai Gerindra di Jakarta.

 

​Mengenai kapan dan bagaimana kebijakan pusat nantinya, Farin mengaku belum tahu pasti. Sebab dalam pertemuan dan koordinasi terakhir antara DPP dan DPD di Jakarta, belum ada gambaran atau keputusan mendesak terkait perombakan pengurus.  

​Ia juga menepis anggapan adanya keretakan di internal partai maupun hubungan antartokoh. Farin menegaskan hubungan antara Lalu Muhamad Iqbal dengan Ketua DPD Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri hingga kini terjalin sangat harmonis dan tidak ada konflik maupun perbedaan pandangan yang berarti.  

​"Setahu saya hubungan Pak Iqbal dengan Pak Ketua DPD sangat bagus. Beberapa kali kita bersama dalam berbagai kegiatan resmi, diklat, maupun acara daerah, hubungan mereka sangat baik. Sejauh yang saya pahami, tidak ada konflik sama sekali, situasi sangat aman," tambahnya.  

Baca Juga: Kemenkum NTB Koreksi Syarat Calon Kades, PPPK Tak Wajib Mundur di Tahap Pencalonan

​Ia meminta seluruh kader untuk tetap fokus berjuang dan menaati keputusan resmi yang dikeluarkan oleh pimpinan pusat. "Apabila nantinya ada SK yang turun dari pusat, sebagai kader Gerindra tentu kita taat dan patuh," pungkas Farin.  

​Terpisah, Ketua DPD Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri dikonfirmasi Lombok Post belum menanggapi terkait kabar penggantian dirinya. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Nauvar Furqony Farinduan NTB Lalu Pathul Bahri Gerindra Lalu Muhamad Iqbal