Daftar Cakades Taman Ayu, H Suhaili Diiringi Ratusan Warga Hingga Grup Musik

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 11:21 WIB
PENDAFTAR PERTAMA: H Suhaili mendaftar sebagai Calon Kepala Desa Taman Ayu, Jumat (2/10).
PENDAFTAR PERTAMA: H Suhaili mendaftar sebagai Calon Kepala Desa Taman Ayu, Jumat (2/10).

 

LombokPost – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman Ayu Lombok Barat berlangsung semarak. Salah satu figur yang dipastikan siap bertarung adalah H. Suhaili.

Pria yang sudah tidak asing lagi bagi warga setempat ini menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa (Kades) Taman Ayu.

Baca Juga: Mencicipi Sajian Nusantara Berkelas di Tepi Mandalika

Dia menjadi pendafar pertama calon Kades Taman Ayu. Menariknya, saat mendaftar, dia diiringi ratusan warga lengkap dengan grup musik.

"Ini niat saya yang ketiga kalinya. Niat saya murni untuk mengabdi kepada masyarakat dan Desa Taman Ayu," ujar H. Suhaili penuh optimisme usai menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia.

Langkah ini menjadi perimbangan sekaligus komitmen kepemimpinannya setelah mencatatkan niat maju untuk ketiga kalinya. H Suhaili membeberkan alasan mendasar di balik alasannya kembali berlaga dalam kontestasi politik tingkat desa tersebut.

​Dia menyoroti kinerja pemerintahan desa saat ini. Suhaili memberikan apresiasi, namun juga memberikan catatan kritis. Menurutnya, jalannya roda pemerintahan yang ada sekarang sejatinya sudah berjalan dengan baik, terutama dari segi tata kelola birokrasi.

Namun demikian, ia menilai masih terdapat celah yang perlu diperbaiki. Khususnya pada aspek pendekatan personal dan sosial kepada warga.

​"Pemerintahan saat ini saya bilang sudah baik, terutama terkait masalah birokrasi, saya akui itu. Cuma, saya melihat masih ada yang kurang, yaitu pendekatan secara langsung terhadap masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Lombok Tengah, Polisi Bakal Hadirkan Ahli Pidana

​Suhaili menekankan pentingnya membangun kolaborasi erat antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, potensi warga yang kompeten harus dirangkul bersama demi mencapai satu tujuan utama yakni kesejahteraan seluruh warga Desa Taman Ayu.

​"Kita mau ke depannya ada kolaborasi dengan siapa saja yang kita anggap kompeten di desa ini. Tujuannya satu, bagaimana meningkatkan kesejahteraan rakyat dari segala lini dan aspek, baik itu sosial maupun pembangunan infrastruktur," jelasnya.

Kedatangan H Suhaili ke kantor Desa Taman Ayu diiringi ratusan warga.
Kedatangan H Suhaili ke kantor Desa Taman Ayu diiringi ratusan warga.

 

Ia juga menyinggung tantangan finansial yang dihadapi desa saat ini. Dengan alokasi Dana Desa (DD) yang rata-rata berada di kisaran Rp 300 juta akibat efisiensi pascapandemi, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan anggaran rutin semata. Bagi Suhaili, keterbatasan anggaran tersebut membutuhkan kepemimpinan yang berani dan memiliki terobosan.

​"Kalau tidak berada dalam niat pengabdian yang tulus, kita tidak akan bisa membangun desa hanya dengan anggaran Rp 300 juta setahun. Di sini butuh nyali, butuh keberanian untuk memimpin desa. Caranya tentu dengan melakukan manuver politik anggaran, baik ke tingkat daerah kabupaten hingga membawa program dari kementerian di pusat," paparnya.

​Pendekatan kreatif dan keberanian menembus jaringan pemerintah tingkat atas inilah yang ingin ia buktikan jika diberikan amanah oleh masyarakat. Namun, ia menyadari bahwa seluruh niat baik tersebut tidak akan terwujud tanpa ridho Tuhan dan dukungan penuh dari masyarakat Desa Taman Ayu.

"Semangat kebersamaan adalah kunci. Saya tidak akan bisa sukses dan Taman Ayu tidak akan bisa maju tanpa adanya dukungan dari masyarakat saya sendiri," tuturnya.

Menutup perbincangan, Suhaili menyampaikan jargon khas yang mencerminkan tekad bulatnya dalam pencalonan periode ini. "Karena ini ikhtiar saya yang ketiga kali, slogan saya sekarang sederhana, Wah Wayen (sudah saatnya)," pungkasnya sembari tersenyum optimistis. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
H Suhaili Lombok Barat Taman Ayu Pilkades