Mendag Budi Santoso Gantikan LAZ Pimpin DPW PAN NTB, Langsung Beri Arahan ke Kader

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:43 WIB
KONSOLIDASI ORGANISASI: Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua DPW PAN NTB yang baru Budi Santoso (kanan) serta Anggota DPR RI Dapil Lombok dari PAN Muazzim Akbar saat konsolidasi di Rumah Makan Keker, Lombok Tengah, Selasa (13/10).
KONSOLIDASI ORGANISASI: Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua DPW PAN NTB yang baru Budi Santoso (kanan) serta Anggota DPR RI Dapil Lombok dari PAN Muazzim Akbar saat konsolidasi di Rumah Makan Keker, Lombok Tengah, Selasa (13/10).

 

LombokPost — Pucuk pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) NTB resmi berganti. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) secara resmi menunjuk Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso sebagai Ketua DPW PAN NTB definitif, Selasa (13/10).

"Kami menunjuk Budi Santoso untuk segera melakukan konsolidasi internal dan mempercepat kerja-kerja partai di NTB," ujar Zulhas kepada semua kader dan pengurus PAN NTB di Rumah Makan Keker, Lombok Tengah.

Zulhas menekankan kepada seluruh kader PAN terus memberikan dukungan penuh terhadap Budi Santoso. Hal ini penting agar penguatan mesin partai bisa tercapai demi mencapai target besar PAN menembus jajaran tiga besar pada pemilu mendatang.

Meski Budi Santoso kesehariannya bertugas di Jakarta sebagai menteri, Zulhas mengaku optimistis koordinasi dan pengawasan terhadap kepengurusan di daerah tidak akan terganggu.

Zulhas juga mengingatkan para kader untuk senantiasa menjaga marwah dan nama baik partai dengan cara terus mendekatkan diri serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Diketahui, penunjukan Budi Santoso sebagai Ketua DPW PAN NTB dilakukan untuk mengisi kekosongan nakhoda partai setelah ketua sebelumnya Lalu Ahmad Zaini (LAZ), terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20 Juli 2026 lalu.

Langkah cepat ini diambil demi memastikan roda organisasi dan mesin partai di Bumi Gora tetap berjalan optimal.  

Baca Juga: ITDC dan NTB Care Fasilitasi Difabel Nikmati MotoGP Mandalika

​Budi Santoso yang juga Mendag RI menyambut baik amanah tersebut dan menegaskan komitmennya untuk segera merapatkan barisan. Dalam perkenalan resminya, Budi menekankan pentingnya kerja keras dan kekompakan di seluruh jenjang tingkatan partai.  

​"Hari ini memang perkenalan dengan seluruh pengurus partai. Pertama, kita harus kerja keras, kompak bersama-sama. Satu organisasi, satu garis, satu komando agar organisasi ini berjalan dengan baik," ujar Budi Santoso.  

Ia menambahkan, kunci utama keberhasilan partai terletak pada soliditas internal untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Menurutnya, PAN hadir untuk membantu masyarakat serta mensinergikan program partai dengan kebijakan pemerintah demi kemakmuran bangsa, khususnya di wilayah NTB.  

​"Tujuan dari partai ini adalah bagaimana kita membantu rakyat, bagaimana kita membantu pemerintah untuk kemakmuran masyarakat. Kita salah satunya harus kompak," tegas Budi.  

​Menjawab kekhawatiran terkait jarak dan kesibukannya di ibu kota, Budi memastikan bakal sering turun langsung ke NTB. Kehadirannya di daerah juga akan disinergikan dengan agenda pembinaan masyarakat dan pelaku usaha lokal.  

​"Kami memang berdomisili di Jakarta, tetapi kami tetap akan berkoordinasi dan sering ke NTB. Ada banyak kegiatan di daerah, salah satunya nanti melihat bagaimana mengembangkan UMKM di sini. Kita harus mengimplementasikan program-program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB," jelasnya.  

Baca Juga: DPR RI Abdul Hadi Serahkan P3-TGAI untuk Petani Lombok, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden

​Budi Santoso menegaskan bahwa dirinya tidak membawa kepentingan pribadi dalam mengemban jabatan baru ini. Tugas utamanya adalah memulihkan citra partai serta mengawal target besar yang dipatok oleh DPP PAN, yakni melipatgandakan perolehan kursi di legislatif pada pemilu mendatang.  

​"Target sesuai arahan Pak Ketum, dua kali lipat. Sekali lagi kita harus kerja keras bersama-sama, harus rukun, kompak bersama masyarakat, dan menunjukkan kinerja nyata di mata masyarakat," pungkasnya. (ton/r2)


​

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Mendag RI laz NTB PAN Budi Santoso