“Meskipun penutupan pendaftaran masih lama, namun peminat serta pendaftar yang ada di Politeknik Pariwisata Lombok cukup tinggi. Bahkan saat ini kampus kami menempati urutan ketiga yang paling banyak diminati,” kata direktur Poltekpar Lombok, Hamsu Hanafi.
“Sama seperti tahun lalu, Poltekpar Lombok juga mendapatkan posisi tiga besar dengan jumlah pendaftar yang paling banyak. Dimana urutan pertama ditempati oleh Poltekpar Negeri Bali, kemudian di urutan kedua ada STP NHI Bandung, dan yang ketiga ditempati oleh Poltekpar Lombok. Tentunya di tahun 2020 ini, kami berupaya agar Politeknik Pariwisata Lombok semakin diminati oleh para calon mahasiswa baru,” tambahnya.
Seperti yang diketahui, ada dua jalur penerimaan mahasiswa baru yang bisa diikuti oleh para peserta, yaitu jalur SBMPTNP dan Seleksi Mandiri. dimana jalur SBMPTNP sudah dibuka sejak tanggal 10 Maret yang lalu, dan akan ditutup pada tanggal 20 Mei 2020 mendatang. Kemudian pelaksanaan Seleksi Mandiri akan dibuka setelah jalur SBMPTNP resmi ditutup.
Namun di tengah wabah virus corona yang terjadi seperti saat ini, direktur Politeknik Pariwisata Lombok menjelaskan bahwa promosi pembukaan pendaftaran mahasiswa baru lebih banyak dilakukan secara online. “Seperti yang kita ketahui, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan banyak kegiatan di luar. Apalagi pemerintah sudah menghimbau, agar kita berdiam diri di rumah untuk meminimalisir penyebaran virus corona,” kata Hamsu Hanafi.
“Sebenarnya kita sudah menjadwalkan tanggal untuk mengadakan promosi ke sekolah-sekolah, tetapi harus ditunda karena sekolah juga diliburkan. Namun sejauh ini promosi tetap berlanjut secara online, kami juga sudah mengunggah pengunguman jadwal pelaksanaan SBMPTNP dan Jalur Mandiri melalui sosial media. Jadi bagi yang berminat, bisa mengakses informasi melalui sosial media Politeknik Pariwisata Lombok,” ucap lelaki asal Makasar tersebut.
Dari hasil rapat koordinasi yang telah dilakukan di Poltekpar Makasar pada tanggal 9 Maret yang lalu, awalnya Poltekpar Lombok akan menjadi tuan rumah untuk membahas materi ujian tulis bahasa Inggris. Tetapi direktur Poltekpar Lombok mengatakan, acara tersebut harus ditunda karena situasi yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
“Nantinya akan ada rapat koordinasi yang akan dilaksanakan secara online, dan diikuti oleh seluruh direktur enam PTNP serta Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf. Rapat koordinasi tersebut akan membahas mekanisme, serta perpanjangan kebijakan untuk jadwal pendaftaran SBMPTNP maupun Mandiri nantinya,” tutup Hamsu Hanafi. (lrs) Editor : Administrator