Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Puluhan Rumah Terendam Akibat Luapan Sungai Darek

Administrator • Sabtu, 2 Maret 2019 | 12:51 WIB
TERGENANG AIR: Rumah-rumah warga di Desa Darek, Praya Barat Daya Lombok Tengah, yang tergenang air, Kamis sore (28/2).
TERGENANG AIR: Rumah-rumah warga di Desa Darek, Praya Barat Daya Lombok Tengah, yang tergenang air, Kamis sore (28/2).

PRAYA-Banjir menerjang Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, Kamis sore (28/2). Ada enam dusun, dari 12 dusun yang terkena dampak. Ketinggian genangan air rata-rata mencapai 80 sentimeter. Penyebabnya, karena luapan air sungai.


        “Musibah yang satu ini, tumben terjadi. Semoga ini, menjadi bahan evaluasi kami,” ujar kepala desa (Kades) Darek Ismail Sahabudin pada Lombok Post, kemarin (1/3).


        Ke enam dusun yang dimaksud meliputi, Dusun Joet menggenangi 10 rumah kepala keluarga (KK), atau 40 jiwa. Kemudian, Dusun Baleluah 7 KK, atau 28 jiwa. Lalu, Dusun Bale Buwuh 5 KK, atau 20 jiwa. Dusun Jempong 25 KK, atau 100 jiwa. Dusun Bual 11 KK, atau 44 jiwa dan terakhir Dusun Tanggung 4 KK, atau 16 jiwa. “Totalnya, ada 62 KK atau 248 jiwa,” lanjut Sahabudin.


        Ia mengatakan, aliran sungai menyempit karena bangunan tembok rumah warga. Parahnya lagi, sampah dibuang sembarangan. Akibatnya, aliran sungai Darek meluap. Sejak awal, pemerintah desa sudah mengingatkan. Sayangnya, warga tidak mengindahkannya. “Alhamdullah, tidak ada korban jiwa,” cetusnya.


        Terpisah, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Loteng HL Muhammad Amin mengaku, langsung melakukan penyisiran, guna mengidentifikasi rumah-rumah warga, lokasi pengungsian, kesehatan hingga menyangkut urusan keamanan. Termasuk, menghitung kebutuhan sembako atau perlengkapan lainnya.


        “Pada pukul 17.24 Wita, jalan dari Desa Darek menuju Desa Ungga, terputus total karena tingginya genangan air,” beber Asisten I Setda Loteng tersebut.


        Begitu pula, lanjutnya rumah-rumah warga yang terkena dampak. Karena dikhawatirkan terjadi banjir susulan, TRC meminta warga mengungsi di tempat-tempat yang sudah disediakan. Dalam hitungan puluhan menit, bantuan turun dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


        Bentuknya, ada beras, mi, makanan siap saji, selimut, pemper, pembalut, susu, sarden dan terpal. Hingga kini, kata Amin air bah mulai surut. Warga kembali ke rumah mereka masing-masing. “Untuk tim kesehatan, tetap siaga,” cetus Amin.(dss/r2)

Editor : Administrator
#Praya