PRAYA-Atlet Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Lombok Tengah, menargetkan meraih 15 medali emas, dalam kejuaraan Inkai Kota Mataram Cup II se NTB. Mereka menerjunkan 35 atlet terbaik, dari 300 atlet yang ada. Baik dari usia dini, hingga junior.
“Mohon doa seluruh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna,” seru Ketua Pengurus Cabang Inkai Loteng Lalu Siaga pada Lombok Post, kemarin (10/3).
Kejuaraan, kata Miq Siaga-panggilan akrabnya- berlangsung 22-24 Maret mendatang, di GOR Turida Kota Mataram. Ini adalah, kali kedua Loteng berlaga. Hasilnya, memuaskan. “Agar lebih memuaskan lagi, kami memasang target,” tekanya.
Untuk mendapatkannya, ungkap Miq Siaga latihan terus ditingkatkan lagi. Ada enam lokasi latihan, atau dalam bahasa karate nya dojo. Meliputi, dojo SDN 1 Katere, dojo SMPN 2 Pujut, dojo SMAN 2 Pujut, dojo SMPN 4 Pujut, dojo SMP Rinjani Tarung-Arung dan terakhir dojo SDN Bondue di Desa Jago, Praya.
Bagi Miq Siaga, ditengah kekurangan yang ada, atlet Inkai Loteng berhasil menunjukkan prestasi. Baik kabupaten, provinsi maupun nasional. “Menghadapi kejuaraan ini, setiap sore kami latihan,” sambung pelatih Inkai Loteng Lutfatul Azizah.
Biasanya, kata Azizah dalam seminggu satu, dua atau tiga kali saja. Sekarang lebih ditingkatkan lagi. Kali ini, latihan di pusatkan di aula kantor Camat Pujut. Semoga, Inkai Loteng mampu mengharumkan nama daerah.
Hartani, satu dari sekian banyak orang tua yang ikut menyaksikan latihan anak-anaknya merasa, senang dan bangga melihat anaknya ikut kejuaraan. Soal kalah dan menangnya, menjadi urusan kesekian. Yang penting, tampil.
“Dari pada di rumah main HP, lebih baik ikut Inkai ini. Toh juga tidak mengganggu sekolahnya,” ujar perempuan asal Desa Teruwai tersebut.(dss/r2)
Editor : Administrator