Namanya Reva Marsela Azizah, anak kedua dari pasangan Sahnan dan Baiq Ayuman ini, memiliki segudang pretasi di bidang karate. Dia bahkan pernah mengharumkan nama Indonesia, di tingkat internasional.
DEDI SS, Praya
=============
Reva Marsela Azizah berperawakan biasa-biasa saja. Tidak tinggi, tidak juga pendek. Dia tak gemuk dan tak kurus. Pembawaannya juga seperti gadis belia seusianya. Tak banyak bicara, cukup seperlunya. Sepintas tak tampak ada yang spesial dari perempuan itu.
Namun siapa sangka, dia adalah pengkoleksi berbagai gelar juara karate. Lahir di Desa Ubung, Kecamatan Jonggat 12 Maret 2006, Reva, panggilan akrabnya mengenyam pendidikan di MTs Negeri 2 Loteng. Kamis (11/7) lalu dia menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Mataram. Itu atas sederet prestasinya dalam bidang olahraga.
Prestasi terus ditorehkan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Diantaranya di tahun 2017 lalu pernah meraih juara satu karate terbuka Wakodai Bali Open, juara satu kejuaraan nasional (Kejurnas) trofi Wali Kota Surakarta. Kemudian, juara satu karate antar ranting Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) seluruh NTB, dan juara satu pekan olahraga Kabupaten (Porkab) Loteng.
Siapa sangka, dibalik pembawaannya yang kalem, ia sangat sangar kala bertanding. Reva juga, pernah mewakili NTB berlaga ditingkat nasional pada olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) di Medan. Pada 2018 lalu, Reva kembali menduduki juara satu karate terbuka Wali Kota Mataram Cup II di Kota Mataram dan juara tiga Kejurnas Karate di Malang.
Tak heran dia dikirim mewakili Indonesia bertanding pada Milo Internasional Karate Championship di Kuala Lumpur Malaysia. Kala itu Reva mendapatkan medali perunggu, menyisihkan banyak saingan lain dari 20 negara.
”Waktu itu saya yang mendampingi Reva. Atlet kita tidak kalah dengan negara lain,” sanjung Humas Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Loteng H Najamudin.
Pada tahun ini, gadis berjilbab itu kembali meraih juara satu Open Tournament pelajar se NTB di Gerung, juara tiga Divif 2 Kostrad Open di Malang, Jatim, dan juara tiga Kejurnas Kapolri VIII di Padang. Terbaru, Reva meraih juara satu karate di O2SN 11-13 Juli lalu di Kota Mataram.
Selanjutnya dia akan mewakili NTB, bertanding pada O2SN nasional, yang akan di gelar di Aceh. Karenanya kini, dia sibuk menjalankan latihan di GOR Turida Mataram. ”Mohon doa seluruh warga Loteng dan NTB pada umumnya,” seru sang orang tua Sahnan. (r9/Bersambung)
Editor : Administrator