Hal tersebut baik sebagai promosi pariwisata daerah agar semakin dikenal luas. Dia mengingatkan, Loteng segera menjadi lokasi perhelatan MotoGP tahun depan. Karenanya butuh banyak kegiatan dan promosi yang terus digelar secara baik dan berkesinambungan.
”Tradisi bau nyale ini menjadi kebanggaan masyarakat NTB dan Indonesia,” ujarnya di hadapan Ketua TP-PKK Loteng Hj Baiq Irma Budiani Suhaili.
Dia berharap, tradisi turun temurun itu tetap lestari. Pantauan Lombok Post, sepanjang jalan lokasi Mandalika Fashion Carnaval dipadati masyarakat. Peserta datang dari depan kantor bupati, Jalan Gajah Mada. Kemudian memutar menuju perempatan Masjid Agung, sampai ke Alun-alun Tastura.
Penonton tumpah ruah menikmati kegiatan. ”Mandalika Fashion Carnaval menjadi simbol budaya dan tradisi daerah kita tercinta,” tambah Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng HL Herdan.
Dia mengatakan kegiatan itu menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian bau nyale. Pesertanya dari perwakilan pegawai ASN Loteng, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Beragam jenis kostum dimunculkan peserta. Yang cukup menyita perhatian adalah kostum-kostum Putri Mandalika. Termasuk kostum terkait gendeng beleq, peresean, hingga pakaian pembalap MotoGP. (dss/r9) Editor : Administrator