Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pintu Air Bendungan Batujai Ditutup, Tiga Kelurahan Diterjang Banjir

Rury Anjas Andita • Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:00 WIB
TERENDAM BANJIR: Warga Lingkungan Leneng, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Loteng saat menyelamatkan harta benda mereka dari banjir, Jumat (26/2). (Dedi/Lombok Post)
TERENDAM BANJIR: Warga Lingkungan Leneng, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Loteng saat menyelamatkan harta benda mereka dari banjir, Jumat (26/2). (Dedi/Lombok Post)
PRAYA-Banjir kembali menerjang Lombok Tengah, Jumat (26/2). Kali ini tiga kelurahan di Kecamatan Praya yang terdampak. Yakni, Kelurahan Leneng, Praya, dan Renteng.

“Musibah itu terjadi pukul 16.00 Wita atau usai salat Asar. Begitu pukul 19.30 Wita atau selesai Salat Magrib air menyusut,” kata Lurah Leneng HL Muhammad Isnaini pada Lombok Post, Jumat (26/2).

Akibat banjir itu, 275 rumah warga terendam. Ketinggian air rata-rata di atas betis orang dewasa. Bahkan ada yang sampai 1 meter. “Tidak ada korban jiwa dari musibah itu. Kecuali rumah warga kami terendam banjir,” tadas Isnaini.

Kata dia, dari 275 rumah warga tersebut, 25 rumah diantaranya di RT 04 Lingkungan Kuring. Kemudian masing-masing 20 rumah di RT 09, 30 rumah di RT 01, 20 rumah di RT 08, 20 rumah di RT 07, lima rumah di RT 04 dan 20 rumah di RT 03 Lingkungan Leneng.

Selanjutnya, 75 rumah di RT 05 Lingkungan Handayani Timur, 30 rumah di RT 02 Lingkungan Handayani, 20 rumah di RT 08 Handayani dan 10 rumah di RT 01 Lingkungan Tebero. “Sejak enam tahun lalu, baru kali ini banjir menerjang wilayah kami. Ini paling parah,” papar Isnaini.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng Ridwan Makruf mengatakan, penyebab banjir di tiga kelurahan tersebut yaitu, pintu air di Bendungan Batujai ditutup. Sehingga begitu dibuka, air dengan cepat menyusut. “Selain itu, karena terjadinya penyempitan aliran sungai,” tandas Makruf.

Penyempitan terjadi karena warga membangun rumah terlalu dekat dengan aliran sungai. “Diperparah lagi, warga membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. (dss/r5)

  Editor : Rury Anjas Andita
#Lombok Tengah #Banjir #bendungan batujai #Praya