Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cari Ikan di Bendungan Batujai, Warga Loteng Temukan Benda Berwarna Emas

Rury Anjas Andita • Kamis, 29 April 2021 | 16:00 WIB
BARANG ANTIK: Herman, warga Lingkungan Karang Baru Kelurahan Sasake, Praya Tengah Loteng menunjukkan barang antik yang ditemukan saat menjaring ikan di Bendungan Batujai, Rabu (28/4). (Dedi/Lombok Post)
BARANG ANTIK: Herman, warga Lingkungan Karang Baru Kelurahan Sasake, Praya Tengah Loteng menunjukkan barang antik yang ditemukan saat menjaring ikan di Bendungan Batujai, Rabu (28/4). (Dedi/Lombok Post)
PRAYA-Warga Lingkungan Karang Baru Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah mendadak heboh. Salah seorang warganya menemukan barang antik berbentuk termos berwarna emas. Di benda itu ada tulisan ayat kursi, lukisan unta, dan gambar orang berjubah. Saat ditemukan, barang itu dibungkus plastik.

“Ini saya temukan seminggu yang lalu saat saya menjaring ikan di Bendungan Batujai,” cerita Herman, warga Lingkungan Karang Baru, Rabu (28/4).

Kata Herman, saat itu dia pun menebar jaring ikan seperti biasa. Hanya saja, bukannya ikan yang didapat, malah kotak berisakan barang antik tersebut. Pria kelahiran 1979 tersebut kaget. Dia kemudian cepat-cepat pulang ke rumah, guna memberitahukan keluarga dan kerabat terdekat lainnya.

“Satu per satu tetangga saya berdatangan melihat benda yang saya temukan ini,” ujarnya didampingi kakak kandungnya Mastur sembari memperlihatkan barang antik tersebut.

Temuannya itu pun mendadak viral di media sosial setelah, keluarga membagi-bagikan foto barang antik itu di Facebook. Herman berharap, barang antik itu mengandung emas. Sehingga bisa dijual dan digunakan untuk kebutuhan keluarga.

Kendati demikian, untuk memastikan apakah barang antik itu bernilai atau memiliki kekuatan mistik, pihaknya menurut rencana akan berkonsultasi dengan tuan guru. “Rencana saya akan bawa ke tuan guru di Desa Mujur, di Kecamatan Praya Timur,” sambung Mastur, kakak kandung dari Herman.

Kata dia, untuk sementara waktu barang antik itu diamankan di rumah. Bagi yang penasaran ingin melihat, dipersilakan datang langsung ke rumah. Lokasinya dekat bendungan terbesar di Gumi Tatas Tuhu Trasna atau bersebelahan dengan bandara. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Lombok Tengah #barang antik #bendungan batujai #kelurahan Sasake