"Ada juga dua orang warga yang mengalami luka ringan," beber Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kapolsek Praya Timur Iptu Sayum pada Lombok Post, Minggu (19/12).
Diduga korban tidak cepat-cepat keluar dari rumah saat puting beliung datang. "Selebihnya, ada puluhan rumah rusak ringan," tandas Sayum.
Rata-rata kerusakan terjadi pada atap. Baik yang terbuat dari genteng, asbes maupun seng.
Dijelaskan, musibah itu terjadi Sabtu malam (18/12) usai salat Magrib. Puting beliau datang secara tiba-tiba. Warga yang mengetahui cepat-cepat menyelamatkan diri. Dengan cara, keluar dari rumah mereka masing-masing.
"Atas musibah tersebut, kerugian diperkirakan antara Rp 1 juta- Rp 100 juta," papar Sayum.
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan bagi warga yang rumahnya rusak berat hingga kini masih mengungsi di rumah keluarga dan kerabat terdekatnya. Begitu pula yang luka ringan, sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Ganti. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita