"Kita dibantu Mercy Corps Indonesia bekerja sama dengan Inggris," kata Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya, Senin (20/12).
Dijelaskan, pelatihan dan pendampingan dilaksanakan selama tiga bulan dari Agustus-Oktober. Hasilnya, 150 perempuan pengusaha itu sudah memiliki kebiasaan menabung dan memiliki kebiasaan mencatat pengeluaran. Kemudian memiliki akses produk keuangan, menggunakan marketplace untuk promosi dan praktik keamanan digital.
"Atas nama pelayan masyarakat kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih," ujar Firman.
Selanjutnya, mantan Kepala Dinas PUPR Loteng tersebut berharap, mereka yang telat mendapatkan pelatihan tersebut agar menularkan ilmu dan pengalaman di tempat lain. (dss/r5) Editor : Galih Mps