Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Soal Perbaikan Jalan Depan Pasar Renteng, Pemkab Loteng Surati Pemprov NTB

Rury Anjas Andita • Selasa, 11 Januari 2022 | 13:00 WIB
JALAN RUSAK: Sejumlah pengendara saat melewati salah satu titik jalan yang rusak di depan Pasar Renteng, Praya, Loteng, Senin (10/1). (Dedi/Lombok Post)
JALAN RUSAK: Sejumlah pengendara saat melewati salah satu titik jalan yang rusak di depan Pasar Renteng, Praya, Loteng, Senin (10/1). (Dedi/Lombok Post)
PRAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB diminta segera memperbaiki infrastruktur jalan di depan Pasar Renteng, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Karena sudah beberapa bulan terakhir ini kondisinya rusak parah.

“Kami sudah bersurat ke provinsi. Kita tunggu saja,” tandas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Loteng Lalu Rahardian, Senin (10/1).

Pantauan Lombok Post, ada beberapa titik jalan yang berlubang. Jika kondisi hujan akan menimbulan kubangan air. "Jalan pun menjadi licin, jika tidak hati-hati, maka pengendara akan jatuh atau saling bertabrakan. Sebaliknya, jika musim kemarau, jalan berdebu dan berbatu.

Saat pengendara roda dua maupun roda empat melewati titik-titik jalan yang rusak, laju kendaraan harus diturunkan. Kondisi seperti itu terjadi dari perempatan terminal Renteng hingga depan Pasar Renteng. Panjangnya sekitar 400 meter.

“Jalan provinsi itu rusak karena tidak ada saluran drainasenya,” ujar Rahardian.

Akibatnya, air hujan meluap dan mengalir di badan jalan. Kondisi seperti itu membuat jalan cepat rusak. Untuk itu, Dinas PUPR Loteng berharap peningkatan jalan kedepannya harus dibarengi dengan sarana dan prasarana pendukung. Jika tidak, maka cepat atau lambat kembali rusak.

Di satu sisi, Dinas PUPR Loteng tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki. “Kita berharap, jalan-jalan provinsi lainnya diperhatikan juga. Tidak saja di Pasar Renteng,” kata mantan Sekretaris Dinas PU dan ESDM Loteng tersebut.

Sementara itu, Bupati Loteng HL Pathul Bahri mengatakan, tahun ini Loteng kembali mendapatkan durian runtuh. Pemerintah pusat segera melaksanakan peningkatan infrastruktur jalan dari bundaran bypass Songgong Desa Sukadana menuju bundaran Pasar Seni Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

“Kita tidak pernah mengajukan proposal dan lain sebagainya. Tapi inilah keberkahan untuk daerah kita,” ujar Pathul.

Akses jalan yang satu itu berstatus jalan provinsi. Jika dibangun pusat, maka dipastikan lebih berkualitas dan mantap. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Lombok Tengah #Pasar renteng #jalan rusak