“Ya masih kurang. Masih lebih banyak dirujuk ke rumah sakit yang lain,” kata Direktur RSUD Lotim Labuhan Haji dr Syarif Hidayatullah pada Lombok Post, Kamis (13/1).
Untuk itu, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisai dan membangun komunikasi dengan sejumlah puskemas yang ada di wilayah tersebut. Hasilnya, di sepanjang tahun 2021, terjadi peningkatan jumlah pasien rujukan. “Berkat itu sekarang sudah ada, tapi tidak tinggi,” jelas Syarif.
Alumni SMPN 1 Selong itu berharap, sembari terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan pengadaan SDM dan sarana prasarana yang memadai, puskesmas yang ada di sekitar wilayah Labuhan Haji merujuk pasien ke RSUD Lotim.
Syarif juga berharap anggaran pembangunan kamar operasi dan ruang tunggu keluarga pasien dapat terealisasi tahun ini. “Kita berharap yang dari pinjaman SMI,” jelasnya.
Kata Syarif, saat ini, dibanding tahun 2020, jumlah pasien RSUD Lotim tahun 2021 mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan anggaran Rp 18 miliar, target PAD Lotim juga dipatok sama dengan tahun lalu Rp 18 miliar. “Kita bayar diri sendiri. Tidak DAU dan DAK,” tuturnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita