“Apa yang kami jalankan ini demi kebaikan kita bersama. Menuju herd immunity secara komunal,” ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, Selasa (1/3).
Untuk itu, pihaknya mulai turun ke pasar-pasar, objek-objek wisata hingga fasilitas masyarakat pada umumnya. Harapannya, 100 persen warga di Gumi Tatas Tuhu Trasna tervaksinasi dosis pertama. Begitu pula dosis kedua maupun dosis ketiga. Sehingga pandemi Covid-19 segera berakhir.
Dikatakan, ini sekaligus cara untuk mendukung dan mensukseskan MotoGP di sirkuit Mandalika. “Dari 350 pedagang yang ada, yang memenuhi syarat vaksinasi ada 215 orang,” papar Tangkas.
Selebihnya, ada yang sudah selesai vaksinasi dosis kedua maupun dosis ketiga. Ada pula yang memiliki penyakit bawaan, sehingga tidak dilakukan vaksinasi. “Selanjutnya, kita kembali menyasar pasar-pasar lainnya,” serunya.
Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono mengatakan, jajaran kepolisian juga tetap dan terus menggencarkan gerakan vaksinasi masal. Kepolisian mendatangi desa-desa hingga dusun-dusun. Tentu tetap melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng.
“Sudah sering saya sampaikan. Ingat, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun,” pesan Hery.
Dia optimis, target vaksinasi berjalan sesuai rencana. Khusus dosis kedua minimal diangka 80 persen. Itu sebelum MotoGP. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita