“Mohon pak menteri membantu,” harap Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Widyawati saat bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahudin Uno di Poltekpar Lombok, Sabtu (19/3).
Dijelaskan, produk-produk UMKM NTB harganya sangat terjangkau. Kemudian sudah melewati uji kesehatan, halal, dan label yang baik. “Sehingga dipastikan berkualitas,” tegasnya.
Seperti ayam taliwang, nasi balap puyung, madu sumbawa, kopi rumput laut atau teh kelor. Kemudian ada pula kerajinan tenun, kerajinan ketak, mutiara dan masih banyak lagi.
“Semoga lewat MotoGP ini menjadi kebangkitan ekonomi UMKM di daerah kami,” ujar Niken.
Sementara itu, Menparekraf RI Sandiaga Salahudin Uno memastikan siap mempromosikan secara besar-besaran produk-produk UMKM. Salah satu pintu masuknya yakni MotoGP di sirkuit Mandalika
Selain itu, Indonesia masih memiliki kesempatan menggelar event dunia hingga sembilan tahun ke depan. Tidak saja MotoGP atau World Superbike (WSBK). Sehingga UMKM NTB harus pandai-pandai membaca peluang. Begitu pula provinsi lain di seluruh Indonesia.
“Kita tidak ingin kehadiran KEK Mandalika ini tidak menghasilkan apa-apa buat UMKM,” papar politisi Gerindra itu.
Apalagi, perputaran uang terbesar di Indonesia dipegang oleh UMKM mencapai 60 persen. Kemudian lowongan pekerjaan terbesar di Indonesia juga dipegang UMKM yang mencapai 96 persen. “Sehingga UMKM tidak bisa dipandang sebelah mata oleh negara dan pemerintah,” ujarnya.
Dalam kunjungan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, turut hadir Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja, Kepala Disbudpar Loteng H Lendek Jayadi, para pejabat Kemenparekraf RI, para pelaku pariwisata dan perwakilan UMKM.
“Mari kita mempersiapkan diri menuju tatanan ekonomi baru,” pesan Sandiaga
Dia berharap, setiap kebijakan dan program kerja pemerintah pusat bisa diterima manfaatnya oleh masyarakat Indonedia di mana pun berada. “Tepat sasaran, tepat tempat, tepat waktu dan tepat jumlah,” pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita