Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jamin Keamanan Wisatawan, ITDC Bangun TES di KEK Mandalika

Rury Anjas Andita • Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:30 WIB
BUKIT MERESE: Lokasi pembangunan TES di Bukit Merese KEK Mandalika, Loteng, Jumat (22/7). (ITDC for Lombok Post)
BUKIT MERESE: Lokasi pembangunan TES di Bukit Merese KEK Mandalika, Loteng, Jumat (22/7). (ITDC for Lombok Post)
PRAYA-Tiga temporary evacuation shelter (TES) dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Fasilitas itu sebagai mitigasi bencana, sehingga mampu meminimalisasi korban jika terjadi tsunami, longsor, gempa bumi hingga kebakaran.

“Total yang akan kita bangun sebanyak 11 TES,” kata Direktur Teknik dan Sumber Daya Manusia (SDM) ITDC Taufik Hidayat, Jumat (22/7).

Tahap awal disiapkan di Bukit Masjid Nurul Bilad, Bukit 360 Sirkuit Mandalika dan Bukit Merese. Saat ini, ada yang sudah rampung dan ada pula yang masih dibangun.

“Khusus TES di sirkuit Mandalika dan Bukit Merese dibiayai dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB),” tekan Taufik.

Sisanya, kata Taufik dibangun oleh ITDC. Sedangkan rencana pembangunan TES tahap berikutnya akan disiapkan di Bukit Benjon, Bukit Seger dan Bukit Gerupuk. “Itu diantaranya saja,” tandasnya.

Dijelaskannya, TES itu sendiri merupakan, tempat evakuasi bagi warga ketika terjadi bencana. Setiap TES mampu menampung 500 orang. TES dilengkapi dangan petunjuk arah, akses jalan hingga fasilitas umum lainnya.

Bagi Taufik, pembangunan sarana dan prasarana mitigasi bencana itu sebagai langkah antisipasi dini. Karena tahun 2018 lalu, Pulau Lombok pernah diguncang gempa bumi yang sangat dahsyat. Sehingga, mau tidak mau ITDC harus memiliki TES. Penyiapan TES itu juga sekaligus sebagai syarat wajib yang harus dimiliki kawasan pariwisata yang berstandar internasional.

Dengan begitu, ITDC bisa menyakinkan wisatawan dunia, bahwa KEK Mandalika aman. “Penetapan lokasi, perencanaan dan pembangunan TES sudah sesuai syarat yang ditentukan pemerintah,” ujar Taufik.

Pertama, berada pada ketinggian lebih dari 16,3 meter dari permukaan laut. Kedua, lokasi TES harus strategis dan mudah dijangkau wisatawan, pelaku wisata maupun warga pada umumnya. Terakhir, sesuai rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.

Selain sebagai lokasi evakuasi bencana, TES juga diharapkan sebagai objek wisata baru. Paling tidak bisa digunakan untuk swafoto. Seperti TES di Bukit 360 Sirkuit Mandalika. Di mana wisatawan bisa menikmati keindahan pantai dari atas bukit. Konstruksi bangunannya dipastikan aman.

“Sebagai sarana penunjang, kita juga siapkan warning receiver system new generation dari BMKG,” terang Taufik. Kemudian ada sirine, kelengkapan layanan SAR hingga perlengkapan patroli.

“Kami juga tetap membuka aktivitas Mandalika track walk di sirkuit Mandalika,” lanjut Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo.

Bagi yang ingin berkunjung, dipersilakan mengikuti jadwal yang sudah disiapkan ITDC. “Ke depan, ITDC akan menyiapkan program-program menarik untuk wisatawan,” pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#tes #Mitigasi Bencana #ITDC #KEK Mandalika