“Ini hari ketiga (31/8) kita lakukan pencarian,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng H Ridwan Makruf pada Lombok Post, Rabu (31/8).
Selama proses pencarian, kata Makruf, tim tidak mau mengambil risiko. Sebab angin kencang dan ombak besar.
Untuk itu, dia mengimbau bagi warga dan wisatawan, sementara waktu tidak mendekati pantai. Tidak saja Pantai Areguling. Tapi, pantai secara umum di wilayah selatan. Mulai dari Pantai Torok Aik Belek Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat hingga Pantai Blongsong Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur. “Mudah-mudahan beberapa hari ke depan cuaca bersahabat,” tandasnya.
Tim yang melakukan pencarian dari unsur BPBD Loteng, Basarnas Mataram, Polair Polres Loteng, Kodim 1620/Loteng, warga dan para nelayan. Saat cuaca tidak bersahabat, maka tim berpencar menyusuri pesisir pantai. Ada yang menuju arah barat bagian selatan dan timur bagian selatan.
“Mohon doa agar korban Amaq Pahmi segera ditemukan,” Lalu Suwintana, Petugas Kantor Kerja Pelabuhan Teluk Awang dan Teluk Sepi Kantor Sahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Lembar, Lombok Barat, terpisah.
Saat ini, pihaknya bersama tim masih di tempat kejadian perkara (TKP). Pihaknya memastikan akan terus menginformasikan perkembangan yang ada. “Kalau korban ditemukan pasti kami kabari,” pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita