“Akan kita laksanakan selama tiga hari dua malam,” kata Kabid Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Loteng Lalu Muhammad Hatta, Jumat (9/12).
Disbudpar, kata Hatta, akan mengundang 200 pelaku pariwisata. Baik dari asosiasai pariwisata, komunitas pariwisata, pelaku industri pariwisata, kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola desa wisata hingga pelaku ekonomi kreatif.
Event-event yang disiapkan, yakni diskusi pariwisata, fun game tradisional, pemutaran film pendek, teater, aksi bersih dan senam pagi, promosi produk ekonomi kreatif, outbound, donor darah, sosialisasi mitigasi bencana, berkunjung ke objek-objek wisata hingga gelaran musik tujuh band lokal.
Bagi Hatta, jambore wisata itu sebagai salah satu cara disbudpar mempromosikan wisata. Dengan harapan, objek-objek wisata di wilayah utara Gumi Tatas Tuhu Trasna semakin dikenal dan diketahui publik.
“Kita optimis, cepat atau lambat pariwisata di daerah kita tercinta semakin maju. Untuk itu, menjadi tanggung jawab bersama mendukung dan mensukseskannya,” ujar Hatta.
Sementara itu, Ketua Panitia Lalu Firman Wijaya mengatakan, progres persiapan fisik maupun non fisik kejuaraan motocross tingkat provinsi sendiri sudah mencapai 90 persen. Beberapa hari ke depan dipastikan diangka 100 persen, atau siap dilaksanakan. “Saya optimis kejuaraan berjalan sesuai target,” ujarnya, terpisah.
Berbicara animo para pembalap, kata Firman, jauh-jauh hari mereka sudah menyatakan diri siap. Itu terlihat dari pengisian formulir pendaftaran. Mereka memastikan siap bersaing merebut trofi dan piagam bupati. “Mari kita datang, saksikan dan meriahkan,” seru Sekda Loteng tersebut. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita