“Kami menggandeng yayasan kanker Indonesia,” kata Danramil 1620-04/Praya Barat Kapten Inf Wage Rudolf, Sabtu (14/1).
Dia berharap, istri-istri tentara yang tergabung dalam persatuan istri prajurit (Persit) mampu mendeteksi dini dua penyakit itu. Sekaligus sebagai langkah pencegahan. Tidak saja pada diri sendiri, tapi keluarga, kerabat hingga warga pada umumnya. “Termasuk para suami,” tandas Wage.
Bentuknya, suami ikut menjaga kesehatan istri. Dimulai dari menjaga pola makan, hidup sehat dan bersih, hingga komunikasi keluarga. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Baik istri maupun suami.
Kendati demikian, pihaknya berharap dan berdoa semoga keluarga besar Koramil 1620-04 tetap sehat. Sementara itu, Dandim 1620/Loteng Letkol Kav IF Andi Yusuf Kertanegara berpesan, pelaksanaan tugas yang baik yang dibarengi dengan kesehatan prajurit dan keluarga tentu menjadi salah satu penentu keberhasilan tugas dan tanggung jawab.
“Sehingga kita dengan mudah membantu masyarakat dan pemerintah,” kata Andi, terpisah.
Untuk itu, pihaknya meminta agar prajurit di mana pun berada tetap menjaga kesehatan. Dengan cara, pembinaan dan latihan fisik.
Yang tidak kalah pentingnya, kata Andi, menjaga dan meningkatkan kedisiplinan. Jam berapa waktu bekerja dan bertugas hingga istirahat, harus diketahui dan dijalankan dengan baik dan benar. “Tidak boleh ada yang melanggar,” tegasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita