“Untuk menyambut World Superbike (WSBK) atau event dunia di daerah kita,” kata Ketua Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Loteng H Lendek Jayadi pada Lombok Post, Selasa (24/1).
Bagi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng tersebut, langkah itu bukan kali ini saja dilaksanakan PD DMI Loteng. Melainkan, sejak WSBK dan MotoGP sebelumnya. Hasilnya, banyak pengunjung atau wisatawan yang merasakan manfaatnya.
Tidak saja pengunjung dari kabupaten/kota di NTB. Melainkan, Indonesia, atau umat muslim dari berbagai negara di dunia. Karena tidak semua wisatawan mendapatkan penginapan saat perhelatan event balap. Kemudian, tidak semua wisatawan pulang cepat ke rumah atau penginapan masing-masing.
Sehingga ada saja yang pulang larut malam. Terutama yang pengendara roda dua atau pengendara roda empat yang merasa mengantuk dalam perjalanan.
Salah satu solusinya bisa singgah di masjid atau musala. Sembari menjalankan ibadah. Sekaligus, ikut menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan masjid atau musala. “Apalagi di beberapa rumah Allah itu, kita disiapkan juga makanan dan minuman gratis,” papar Jayadi.
Sementara itu, Bupati Loteng HL Pathul Bahri mengatakan, keberadaan PD DMI di Loteng luar biasa memberikan warna dan makna bagi daerah. Mereka ikut membantu mandukung dan mensukseskan program pemerintah. “Baik fisik maupun non fisik,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya berharap program-program PD DMI yang ada tetap dan terus ditingkatkan. “Prinsipnya, kita ingin masjid-masjid atau musala dipinggir jalan di mana pun berada di Loteng dapat memberikan manfaat,” serunya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita