Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Diduga karena Makan Nasi Bungkus, Puluhan Warga Desa Pelambek Keracunan

Rury Anjas Andita • Sabtu, 18 Maret 2023 | 12:00 WIB
KERACUNAN MAKANAN: Salah seorang korban keracunan makanan masih mendapat perawatan intensif di UGD Puskesmas Batujai, Loteng, Jumat (17/3). (Dewi/Lombok Post)
KERACUNAN MAKANAN: Salah seorang korban keracunan makanan masih mendapat perawatan intensif di UGD Puskesmas Batujai, Loteng, Jumat (17/3). (Dewi/Lombok Post)
PRAYA-Puluhan warga Dusun Kerekok, Desa Pelambek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah keracunan. Diduga akibat memakan nasi bungkus yang didapatkan saat mengikuti acara syukuran di salah satu rumah warga, Kamis (16/3) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Kapolsek Praya Barat Daya Iptu Samsul Bahri menuturkan, kejadian berawal pada Kamis (16/3) pukul 18.30 Wita, warga diundang oleh salah seorang warga setempat untuk mengikuti acara syukuran di rumahnya. "Untuk memberikan jamuan kepada tamunya, pemiilik acara menyuruh adiknya memesan nasi bungkus di warung M di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Loteng," katanya, Jumat (17/3).

Setelah acara syukuran selesai nasi bungkus yang sudah dibeli sebanyak 50 bungkus dibagikan kepada tamu yang datang pada acara tersebut. Selanjutnya tamu undangan pulang ke rumah masing-masing dengan membawa nasi bungkus yang sudah dibagikan.

Selang 30 menit, sambungnya, warga yang memakan nasi bungkus tersebut mendapat keluhan mual, muntah, nyeri perut, dan lemas sehingga dilarikan ke Puskesmas. Ada yang dibawa Ke Puskesmas Darek sebanyak 3 orang, Puskesmas Penujak sebanyak 7 orang dan Puskesmas Batujai sebanyak 21 orang.

"Rata rata korban mengalami mual, muntah, nyeri perut, dan lemas dan korban keracunan didominasi anak kecil, balita, dan orang tua yang sudah lanjut usia," jelasnya

Menerima laporan tentang peristiwa tersebut anggota Polsek Praya Barat Daya langsung turun mengecek kondisi para korban di masing-masing puskesmas tempat dirawat. Pihaknya juga mengamankan sisa nasi bungkus di pemilik acara dan meminta keterangan pemilik acara syukuran. Termasuk penjual nasi/pemilik warung tempat membeli nasi bungkus tersebut.

"Untuk saat ini seluruh korban keracunan masih menjalani perawatan di puskesmas. Sampel makanan sudah diserahkan ke pihak Puskesmas Darek untuk dilakukan pemeriksaan agar diketahui kandungan yang terdapat didalamnya," tutupnya.

Terpisah, Haerinah salah seorang korban mengaku keracunan usai memakan nasi bungkus dari hajatan tetangganya. Rasa mual, muntah hingga diare dialami perempuan 52 tahun itu. Ia dilarikan ke Puskesmas Batujai pukul 22.00 Wita dan mendapat perawatan. "Sudah tiga ini (botol infus), kata perawat kalau ini sudah habis boleh pulang," singkatnya.

Gufron, selaku perawat yang piket di Puskesmas Batujai menambahkan, ini kali pertama puluhan warga keracunan. Sebagian ada pula dirawat di puskesmas lain, karena kekurangan ruangan dan tempat tidur.

"Iya sampai-sampai harus kita rawat di lorong puskesmas ini, ada juga yang dikursi tunggu. Kondisi pasien semua sudah pulang pagi tadi, sisa satu pasien tunggu infusnya habis," tandasnya. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Desa Pelambek #keracunan makanan #Dusun Kerekok #Polsek Praya Barat Daya